Berkaca Dari Kasus Dokter Qory, Ini 7 Tips Melarikan Diri Yang Aman Ketika Suami KDRT

AKURAT.CO – Baru-baru ini terjadi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT yaitu kasus dokter Qory Ulfiyah Ramayanti yang dilakukan sang suami, Willy Sulistio.
Kasus dokter Qory Ulfiyah Ramayanti ini menjadi viral usai sang suami dokter Qory yaitu Willy Sulistio menggunakan Handphone korban yang tak sempat dibawa.
Namun dalam kasus dokter Qory Ulfiyah Ramayanti, warganet tidak simpatik dengan cuitan suami via akun X atau Twitter Sang Istri.
Warganet justru menemukan bahwa dalam kasus dokter Qory Ulfiyah Ramayanti, terungkap fakta sang suami Willy Sulistio melakukan KDRT hingga dokter Qory hilang atau kabur melarikan diri dari rumah.
Usai Viral kasus dokter Qory hilang, Polisi berhasil menemukan istri Willy Sulistio tersebut di Dinas Perlindungan Anak di Bogor.
Polisi melalui Kapolres Bogor juga mengaku merasa bersalah usai anggotanya menyepelekan dan membiarkan kasus Dokter Qory hingga viral.
Sang suami Willy Sulistio sendiri kini sudah diamankan kepolisian, nah untuk para bunda atau istri dilansir dari choosingterapy berikut 7 Tips melarikan diri yang aman dari rumah saat menjadi korban KDRT.
- Waspadai Tanda Bahaya
Jika Anda merasa pelaku kekerasan akan marah dan Anda dapat mengantisipasi kemungkinan terjadi sesuatu, tetaplah waspada.
Ketika Anda merasakan hal ini terjadi, rencanakan alasan untuk meninggalkan rumah.
Punya cerita atau penjelasan yang bisa dipercaya baik siang maupun malam.
- Temukan Tempat Aman
Jika pelaku kekerasan mulai marah dan Anda merasa dia akan bersikap kasar, carilah tempat yang aman di rumah tempat Anda bisa pergi.
Pastikan area ini memiliki akses ke jendela dan telepon.
Cobalah untuk menghindari tempat-tempat yang tidak memiliki pintu keluar seperti lemari.
Juga, terhubunglah dengan tetangga atau teman dan buatlah rencana untuk meninggalkan rumah dan pergi ke tempat lain.
Baca Juga: Ini Perangai Buruk Pelaku KDRT Willy Sulistio Suami Dokter Qory Ulfiyah Yang Dibongkar Rekan Kerja
- Memiliki Kata Kode
Temukan bahasa atau isyarat yang dapat Anda gunakan untuk mengingatkan orang lain bahwa Anda dalam bahaya dan untuk mencari bantuan.
Kata kode, ekspresi wajah, atau isyarat tangan adalah cara untuk berkomunikasi secara diam-diam.
Ketahui ke mana Anda dapat pergi jika terjadi keadaan darurat dan temukan tempat berlindung yang potensial.
- Siapkan Tas Beserta Bawaan Penting.
Pastikan Anda membawa tas berisi barang-barang penting yang dapat Anda bawa dan bawa keluar rumah.
Kunci, kunci mobil, pakaian, uang tunai, nomor telepon, dokumen, dll.
Meminta teman atau saudara untuk menyimpan salinan semua ini juga penting.
Pastikan Anda memiliki akses ke lokasi yang Anda tuju, baik itu shelter atau rumah teman (kuncinya disembunyikan di tempat tertentu) agar Anda tidak terjebak tanpa tempat tujuan.
- Lakukan Latihan Latihan
Berlatihlah meninggalkan rumah dan periksa rencana keluar Anda sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan. J
ika Anda mempunyai anak, mintalah mereka berpartisipasi sehingga mereka juga tahu apa yang harus dilakukan.
- Jangan Gunakan Ponsel yang Dapat Diakses oleh Pelaku
Ponsel ini mungkin memiliki informasi seperti pelacakan lokasi, informasi akun, dan penagihan.
Gunakan telepon lain misal telepon prabayar, telepon umum atau telepon teman jika Anda perlu melakukan panggilan telepon.
Hal yang sama berlaku untuk perangkat lain seperti komputer dan tablet.
- Jangan Takut Meminta Bantuan.
Kabari rekan atau keluarga terdekat, atau bila perlu datang ke kantor polisi dan dinas perlindungan dan perempuan terdekat.
Demikian tips aman melarikan diri dari rumah saat KDRT diatas, semoga kita terhindar dari perbuatan KDRT.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









