AKURAT.CO Banyak orang tua memberi anak mereka suplemen melatonin untuk membantu tidur, apakah itu aman?
Dalam survei baru, American Academy of Sleep Medicine (AASM) menemukan bahwa 46% orang tua, menunjukkan angka mengejutkan yakni telah memberikan melatonin kepada anak-anak di bawah usia 13 tahun.
Sekitar 30% orang tua memberikan melatonin kepada anak remaja mereka zat melatonin untuk membantu tidur.
Namun, hanya ada sedikit bukti bahwa melatonin membantu mengatasi insomnia pada anak-anak, kata AASM.
Baca Juga: Catchy Abis, Oufit Adit Insomnia Dan Tj Jadi MC Panggung BTN Artikulasi Festival
Sebuah hormon alami yang membantu mengatur jam internal tubuh, melatonin mungkin tampak seperti solusi sederhana, kata AASM.
Namun organisasi tersebut mencatat masalah keamanan yang penting.
Orang tua harus berbicara dengan profesional kesehatan sebelum memberikan melatonin atau suplemen apa pun kepada anak-anak, saran AASM.
Suplemen melatonin tidak diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS seperti halnya obat bebas atau obat resep, dan kandungannya dapat sangat bervariasi antar produk dan merek.
Baca Juga: BPOM Rilis Produk Sirup Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan SOHO
Dalam sebuah penelitian, peneliti menemukan bahwa melatonin berkisar antara kurang dari setengah hingga lebih dari empat kali lipat jumlah yang tertera pada label.
Tablet kunyah memiliki variabilitas yang sangat signifikan. Beberapa suplemen bahkan mengandung bahan kimia lain yang memerlukan resep medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








