Akurat

Viral Ular Naik ke Mobil yang Dikendarai, Ini 5 Penyebab Ular Masuk Mobil dan Solusinya

Fajar Rizky Ramadhan | 30 Juli 2025, 08:00 WIB
Viral Ular Naik ke Mobil yang Dikendarai, Ini 5 Penyebab Ular Masuk Mobil dan Solusinya

AKURAT.CO Fenomena tak biasa kembali menghebohkan jagat maya. Sebuah video memperlihatkan seekor ular yang tiba-tiba muncul di depan kaca mobil saat kendaraan sedang melaju di jalan.

Kejadian ini sontak viral, menimbulkan kepanikan sekaligus rasa penasaran publik. Bagaimana mungkin seekor ular bisa menyusup ke dalam kabin mobil yang tampaknya tertutup rapat?

Apakah ini murni kebetulan, atau ada faktor-faktor tertentu yang membuat mobil menjadi tempat yang menarik bagi reptil melata ini?

Kejadian seperti ini sejatinya bukan pertama kali terjadi. Di berbagai daerah, laporan tentang ular yang masuk ke dalam mobil kerap bermunculan, terutama saat musim penghujan atau masa transisi cuaca.

Meski terdengar seperti kisah horor, kasus ini nyata dan perlu diwaspadai, apalagi jika sampai mengancam keselamatan pengendara.

Untuk memahami lebih dalam, berikut lima penyebab umum ular bisa masuk ke dalam mobil dan bagaimana solusi tepat untuk mencegahnya.

1. Mobil Diparkir di Dekat Semak atau Area Rimbun

Salah satu penyebab paling umum adalah lokasi parkir yang berada di dekat habitat alami ular, seperti semak belukar, area berumput tinggi, tumpukan kayu, atau lahan kosong yang tak terawat. Ular cenderung mencari tempat sejuk, lembab, dan tersembunyi, sehingga mobil yang diparkir di sekitar area semacam itu bisa menjadi sasaran.

Solusinya, selalu pilih tempat parkir yang terbuka, jauh dari semak atau vegetasi tinggi. Jika terpaksa parkir di area seperti itu, lakukan pemeriksaan visual sebelum memasuki kendaraan. Perhatikan bagian roda, kolong mobil, dan celah-celah sekitar mesin.

Baca Juga: Candi Cangkuang: Jejak Sunyi Hindu di Tanah Sunda

2. Mesin Mobil Hangat dan Menjadi Sumber Panas

Ular merupakan hewan berdarah dingin yang membutuhkan sumber panas eksternal untuk menjaga suhu tubuhnya. Ketika suhu lingkungan turun, misalnya di malam hari atau saat musim hujan, ular akan mencari tempat hangat. Ruang mesin mobil yang baru digunakan sering kali menjadi sasaran karena menyimpan panas dalam waktu lama.

Untuk mencegah hal ini, usahakan untuk menutup kap mesin saat memarkir mobil dalam waktu lama. Jika memungkinkan, gunakan pengharum mobil berbasis aroma yang tidak disukai ular, seperti aroma sereh atau cuka. Hindari membiarkan mobil terbuka terlalu lama setelah digunakan.

3. Ada Sisa Makanan atau Hewan Kecil di Dalam Mobil

Ular pemangsa seperti ular tikus atau ular pohon dapat mengikuti jejak mangsanya. Jika di dalam atau sekitar mobil terdapat tikus atau hewan kecil lain yang bersembunyi, ular bisa menyusulnya masuk ke dalam mobil. Sisa makanan yang tercecer juga dapat menarik perhatian hewan pengerat, yang kemudian mengundang kehadiran ular.

Untuk itu, jaga kebersihan kabin mobil secara rutin. Hindari meninggalkan makanan terbuka di dalam mobil, terutama saat memarkir dalam waktu lama. Gunakan perangkap tikus atau semprotan anti hama di sekitar garasi atau tempat parkir.

4. Mobil Jarang Digunakan atau Dibiarkan Terlantar

Mobil yang lama tidak dipakai, apalagi disimpan di lokasi terbuka atau dekat alam liar, dapat menjadi tempat persembunyian yang ideal bagi ular. Kendaraan yang tidak bergerak dan tidak dijaga akan terlihat seperti gua yang nyaman bagi hewan liar.

Solusinya, hidupkan dan gerakkan mobil secara rutin, meskipun tidak sedang digunakan untuk perjalanan jauh. Dengan demikian, mobil tetap terpantau dan tidak memberi kesempatan bagi ular untuk bersarang. Lakukan pemeriksaan berkala pada kolong dan ruang mesin, terutama setelah hujan atau perubahan cuaca ekstrem.

5. Celah di Bodi atau Sistem Ventilasi Mobil

Meski terlihat kokoh, mobil sebenarnya memiliki banyak celah kecil, terutama di bagian kolong, ventilasi AC, atau sela-sela pintu dan kaca. Ular yang cukup kecil dapat menyusup melalui celah ini dan masuk ke dalam kabin tanpa disadari. Beberapa spesies ular bahkan mampu memanjat bagian bawah mobil hingga ke ruang mesin.

Langkah pencegahan terbaik adalah menutup semua celah dan memastikan tidak ada bagian mobil yang rusak atau terbuka. Periksa kondisi seal pintu, ventilasi udara, dan lubang saringan AC. Jika mencurigai ada lubang besar di bawah mobil, segera bawa ke bengkel untuk pengecekan.

Baca Juga: Ingin Istirahat dari Media Sosial? Begini Cara Nonaktifkan Akun Instagram

Kehadiran ular di dalam mobil jelas bukan hal sepele. Selain mengganggu kenyamanan, situasi ini bisa memicu kecelakaan fatal jika pengendara panik. Penting bagi setiap pemilik kendaraan untuk memahami potensi risikonya dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang logis dan terencana.

Ular tidak menyerang tanpa sebab. Ia hanya mencari tempat aman atau mengejar sumber makanan. Maka, jika manusia menjaga kebersihan, memperhatikan lingkungan, dan rutin merawat kendaraannya, maka risiko perjumpaan mendebarkan dengan ular di dalam mobil bisa diminimalkan.

Tetap waspada, tenang, dan jangan terburu panik jika menemui kejadian serupa. Hubungi petugas penyelamat satwa liar atau pemadam kebakaran untuk evakuasi dengan aman. Ingat, keselamatan pengendara tetap menjadi prioritas utama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.