5 Sahabat Nabi Yang Terkenal Kaya Raya Dan Dermawan

AKURAT.CO Rasulullah SAW dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjalin persahabatan dengan berbagai golongan masyarakat, termasuk orang kaya.
Para sahabatnya, yang berasal dari berbagai lapisan sosial, juga menunjukkan kesetiaan luar biasa.
Mereka tidak hanya rela berkorban harta, tetapi juga nyawa demi memperjuangkan dan menegakkan agama Islam di dunia.
Kebersamaan dan keikhlasan dalam pengorbanan mereka merupakan contoh inspiratif bagi umat Islam.
Setidaknya terdapat lima sahabat Rasulullah SAW yang terkenal kaya dan dermawan. Sebagian besar memperoleh kekayaan mereka dari aktivitas perdagangan.
Baca Juga: Doa Sahabat Nabi Ibnu Abbas Saat Kemarau Panjang
Berikut sahabat Nabi Muhammad SAW yang kaya raya, simak selengkapnya.
1. Abdurrahman Bin Auf
Abdurrahman bin Auf memang merupakan sahabat Nabi yang memiliki keahlian dalam berbisnis dan terkenal dengan kedermawanannya.
Meskipun usianya lebih muda dari Nabi Muhammad SAW, ia aktif berjuang di jalan Allah SWT dengan menggunakan harta dan semangat jiwa.
Sebagai salah satu sahabat yang masuk Islam pada tahap awal, Abdurrahman bin Auf memiliki peran penting dalam menyebarkan agama Islam.
Kedermawanannya terlihat dari warisan yang ditinggalkannya untuk istri-istrinya setelah meninggal, serta dari wasiatnya untuk memberikan bagian dari kekayaannya kepada para veteran Perang Badar dan bahkan kepada khalifah Utsman dan Ali.
Total kekayaan yang dimilikinya saat wafat mencerminkan kesuksesan bisnisnya dan keputusannya untuk membagikan sebagian besar hartanya adalah contoh nyata kepedulian terhadap sesama dan keinginan untuk memberikan manfaat kepada umat Islam.
Baca Juga: 4 Sahabat Nabi Yang Kaya Raya, Hartanya Untuk Dakwah Islam
2. Az Zubair bin al 'Awwam
Az Zubair bin al-'Awwam, sepupu Nabi Muhammad SAW dan anggota as-Sabiqun al-Awwalun, memang dikenal sebagai sahabat yang dijamin masuk surga dan menjadi orang pertama yang menghunus pedang di jalan Allah SWT.
Kepeduliannya terhadap Islam tergambar dalam perannya dalam berbagai pertempuran.
Menurut riwayat yang sahih, ketika Az Zubair wafat, harta yang ditinggalkannya hanya berupa aset tidak bergerak, seperti tanah di Ghabah, 11 rumah besar di Madinah, dua rumah di Bashrah dan masing-masing satu rumah di Kufah dan Mesir.
Walaupun tidak banyak harta bergerak, namun keberhasilan Az Zubair dalam berkontribusi pada perkembangan Islam dan kesetiaannya terhadap Rasulullah membuatnya menjadi salah satu sahabat yang dihormati dalam sejarah Islam.
3. Utsman bin Affan
Utsman bin Affan memang terkenal sebagai sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat kaya dan dermawan. Kesuksesannya sebagai pedagang membawanya menjadi salah satu saudagar terkaya pada masanya.
Tidak hanya menyediakan harta benda, Utsman juga menjadikan harta tersebut sebagai sarana untuk menyebarkan dan memperkuat syiar Islam.
Total kekayaannya yang mencakup 30 juta Dirham, 150.000 Dinar dan 1.000 ekor unta mencerminkan keberhasilannya dalam bidang perdagangan.
Selain itu, kekayaan tak terukur baginya juga datang dalam bentuk pernikahan dengan dua putri Rasulullah SAW, yang menunjukkan kedudukan dan keberkahan dalam kehidupan pribadinya.
Utsman bin Affan memang merupakan contoh sahabat yang tidak hanya kaya secara materi, tetapi juga kaya akan kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.
4. Sa'd ibn Abi Waqqash
Sa'ad bin Abi Waqqash memang merupakan salah satu sahabat Nabi yang istimewa. Masuk Islam pada usia yang masih sangat muda, ia terlibat aktif dalam berbagai pertempuran melawan kaum Quraisy dan bahkan memimpin perang melawan Persia, suatu peristiwa bersejarah dalam Islam.
Kekayaannya yang mencapai Rp15,38 miliar pada saat wafat menunjukkan kesuksesannya dalam kehidupan materi.
Namun, yang lebih penting, Sa'ad bin Abi Waqqash dikenal sebagai sahabat yang gigih dalam memperjuangkan agama Islam, menjadi tokoh penting dalam sejarah peperangan Islam.
5. Thalhah bin Ubaidillah
Thalhah bin Ubaidillah memang merupakan sahabat Nabi yang sangat terpuji, terutama dalam peristiwa Perang Uhud.
Sebagai salah satu sahabat pertama yang masuk Islam, dia menunjukkan kesetiaan dan pengorbanan yang luar biasa.
Pada saat Perang Uhud, Thalhah dengan gagah berani melindungi Nabi Muhammad SAW, dan sebagai hasilnya, tubuhnya penuh 70 luka dari berbagai serangan musuh.
Meskipun dirinya memiliki kekayaan sebanyak 2.200.000 Dirham dan 200.000 Dinar tanpa kepemilikan tanah atau aset lainnya, Thalhah tetap menyedekahkan sebagian hartanya sebanyak 300.000 Dirham.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








