Akurat

Siapa Nabi Yang Pertama Kali Membangun Masjid Al-Aqsa? Tempat Suci Bersejarah Umat Islam Di Palestina

Titania Isnaenin | 3 November 2023, 22:03 WIB
Siapa Nabi Yang Pertama Kali Membangun Masjid Al-Aqsa? Tempat Suci Bersejarah Umat Islam Di Palestina

 

AKURAT.CO- Masjid Al-Aqsa atau Baitul Maqdis merupakan tempat suci dan bersejarah bagi umat Islam.

Masjid Al-Aqsa kembali menjadi sorotan di tengah meletusnya konflik Hamas Palestina-Israel.

Masjid Al-Aqsa terletak di Kota Al-Quds atau Baitul Maqdis di Palestina, tepatnya arah tenggara Kota Al-Quds, di Al-Quds Timur.

Kota Al-Quds sendiri terbagi menjadi dua bagian, yakni timur dan barat.

Yahudi menguasai Kota Al-Quds Barat sejak tahun 1998.

Adapun, Kota Al-Quds Timur yang di dalamnya terdapat Masjidil Aqsa masih berada di tangan kaum muslimin hingga tahun 1967 sebelum akhirnya Yahudi menginvasi wilayah tersebut, termasuk seluruh bagian Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Wilayah tersebut masih berada di bawah kekuasaan Yahudi hingga muncullah kesepakatan antara bangsa Palestina dan Yahudi pada tahun 1994 bahwa bagian pemerintahan bangsa Palestina berada di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Kota Al-Quds sendiri terletak di Tepi Barat, sehingga Al-Quds Timur yang di dalamnya terdapat Masjidil Aqsa kembali menjadi milik bangsa Palestina.

Hanya saja bangsa Yahudi tetap menguasainya dengan kekuatan.

Al-Quds juga dikenal dengan Kota Tua Yerusalem. Yerusalem sendiri merupakan ibu kota Israel hingga saat ini.

Kiblat awal bagi umat Islam adalah Masjidil Aqsa yang kemudian diubah oleh perintah Allah SWT untuk menghadap Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah.

Nabi yang pertama kali membangun Masjid Al-Aqsa

Masjid ini tetap berdiri selama sekitar 370 tahun sebelum akhirnya dirobohkan oleh bangsa Babilonia pada tahun 586 SM, diikuti oleh bangsa Persia, Yunani, dan Romawi.

Sejumlah kitab tafsir menyebut bahwa para malaikat yang pertama kali membangun Masjidil Aqsa, menentukan tempatnya.

Namun, menurut mayoritas pandangan, Nabi Adam AS adalah orang pertama yang membangunnya, meskipun detail proses pembangunan tidak diketahui.

Nabi Ibrahim AS kemudian merenovasi bangunan ini, meninggikannya, dan melakukan perbaikan mirip dengan yang dilakukannya terhadap Kakbah di Makkah.

Raja Baitul Maqdis pada saat itu, Malki Shadiq, menyambut kedatangan Nabi Ibrahim AS.

Kemudian, Nabi Yaqub AS melakukan pemugaran dan perbaikan pada Masjidil Aqsa.

Setelah itu, Nabi Sulaiman AS membangun masjid tersebut menjadi bangunan yang besar, kokoh, indah, dan luas, pada sekitar tahun 950 SM. []

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.