Hukum Berhutang Dalam Islam

AKURAT.CO Hukum berhutang dalam Islam memiliki pedoman dan aturan yang jelas yang ditempuh oleh umat Muslim dalam mengelola keuangan.
Islam mengajarkan prinsip-prinsip yang sehat dan etis dalam mengambil dan membayar hutang.
Hutang yang Diperbolehkan
Dalam Islam, hutang yang diambil untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, pendidikan, atau perawatan medis adalah hal yang diperbolehkan. Islam memahami bahwa dalam kehidupan sehari-hari, seseorang mungkin perlu mengambil hutang untuk memenuhi keperluan tersebut.
Larangan Riba (bunga)
Salah satu prinsip utama dalam hukum berhutang dalam Islam adalah larangan riba atau bunga. Islam sangat tegas dalam menentang praktik riba, yang dianggap tidak adil dan tidak etis. Dalam berhutang, tidak boleh ada bunga yang dikenakan, sehingga peminjam tidak dihadapkan pada beban bunga yang terus bertambah.
Baca Juga: 3 Tips Bijak Berhutang! Hindari Gali Lubang Tutup Lubang
Kewajiban Membayar Hutang
Umat Muslim dianjurkan untuk memenuhi kewajiban mereka untuk membayar hutang dengan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat dengan kreditor. Meninggalkan hutang tanpa membayar atau menunda pembayaran tanpa alasan yang jelas dianggap sebagai tindakan yang buruk dalam Islam.
Kepedulian Terhadap Orang Lain
Islam juga mengajarkan prinsip kedermawanan dan kepedulian terhadap sesama. Jika seseorang memiliki kemampuan untuk membantu seseorang yang berhutang atau dalam kesulitan keuangan, disarankan untuk memberikan bantuan tanpa mengharapkan pengembalian yang berlebihan.
Pentingnya Jujur Saat Berhutang
Islam mendorong orang untuk berbicara terus terang tentang situasi keuangan mereka saat mengambil hutang. Jika ada masalah atau kesulitan dalam pembayaran hutang, sebaiknya dikomunikasikan dengan kreditor untuk mencari solusi yang adil.
Baca Juga: Mengenal Ilmu Fikih Dalam Islam, Yuk Ketahui Secara Mendalam!
Membayar Hutang Sebelum Hajat
Islam mendorong agar hutang diselesaikan sebelum menunaikan ibadah haji atau umrah. Ini menunjukkan pentingnya membersihkan diri dari kewajiban finansial sebelum melakukan ibadah besar.
Penyelesaian Hutang Sebelum Kematian
Islam mengajarkan bahwa sangat penting untuk menyelesaikan hutang sebelum kematian. Ini adalah salah satu hak orang lain atas harta seseorang. Dalam Islam, meninggalkan hutang tanpa membayar dapat menghambat keberangkatan seseorang ke akhirat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








