Akurat

Tata Cara Salat Tarawih Cepat Di Rumah

| 4 April 2023, 10:24 WIB
Tata Cara Salat Tarawih Cepat Di Rumah

AKURAT.CO Ramadan merupakan suatu bulan yang mulia. Di dalam bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Karena kemuliaannya juga, bulan ini menjadi bulan yang sangat dinanti-nanti oleh umat Islam, khususnya mereka yang taat beribadah. Sebab, di bulan ini menjadi momentum untuk berlomba-lomba mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, salah satunya adalah ibadah salat Tarawih.

Salat Tarawih merupakan ibadah yang istimewa. Karena salat Tarawih hanya dilakukan khusus di bulan Ramadan. Dengan adanya ibadah-ibadah khusus ini, menjadi salah satu bentuk kemuliaan dari bulan Ramadan. Terkait pelaksanaannya pun demikian, karena Tarawih hanya dilakukan di bulan Ramadan, umat Islam banyak berbondong-bondong datang ke masjid untuk melaksanakan salat Isya’ kemudian disambung dengan salat Tarawih dan salat Witir, serta ditutup dengan tadarus Al-Qur’an oleh sebagian orang.

Salat Tarawih mayoritas umat Islam biasanya melaksanakannya secara berjamaah di masjid. Namun, terkadang salat Tarawih yang biasa dilakukan berjamaah di masjid, karena sesuatu hal akhirnya dilakukan di rumah. Lantas seperti apakah tata cara salat Tarawih jika dilakukan di rumah?

Tata Cara Salat Tarawih Di Rumah

Sebenarnya tata cara salat Tarawih yang dilakukan di masjid dengan di rumah sama saja, tidak ada perbedaan di dalamnya. Hanya saja jika salat Tarawih dilakukan secara sendirian niatnya ada sedikit perbedaan niatnya. Berikut ini tata cara salat Tarawih di rumah:

Rakaat Pertama:

1. Takbiratul Ikhram dan Niat

للهُ أَكْبَرُ

Allaahu akbar.

Setiap amal perbuatan sudah seharusnya diawali dengan niat. Niat salat Tarawih ada dua jenis, yaitu niat salat Tarawih berjamaah dan niat salat Tarawih sendirian.

Niat Salat Tarawih Berjamaah:

Imam

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adaa’an imaaman lillaahi ta‘aalaa. 

Makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak'atayni mustaqbilal qiblati adaa'an ma'muaman lillaahi ta'aalaa.

Niat Salat Sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatat tarawiihi rak‘ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta‘ala.

2. Membaca Surah Al-Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillāhir rahmānir rahīm (1)

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin (2)

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

Ar-rahmaanir rahiim (3)

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Maaliki yaumid diin (4)

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

Iyyaaka na‘budu wa iyyaaka nasta‘īn (5)

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ

Ihdinas shiraatal mustaqiim (6)

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Shiraatal ladziina an‘amta ‘alaihim, ghairil maghdhuubi ‘alaihim wa lad dhaalliin (7).

3. Membaca satu surah pendek

4. Rukuk Dengan Tumakninah

5. Membaca Tasbih satu kali Ketika Posisi Rukuk

سُبْحَانَ رَبِّي الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal ‘azhiimi wa bi hamdih

6. I’tidal Dengan Tumakninah

7. Membaca Doa I’tidal

رَبَّنَا لَك الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْت مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Rabbanaa lakal hamdu mil’as samaawaati wa mil’al ardhi wa mil’a maa syi’ta min syay’in ba‘du.

8. Sujud Pertama Dengan Tumakninah

9. Membaca Tasbih Ketika Posisi Sujud

سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhāna rabbiyal a‘lā wa bi hamdih.

10. Duduk Di Antara Dua Sujud

11. Membaca Doa Duduk Di antara Dua Sujud

 رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي

Rabbighfir lii, warhamnii, wajburnii, warfa‘nii, warzuqnii, wahdinii, wa ‘aafinii, wa‘fu ‘annii.

12. Sujud Kedua Dengan Tumakninah

13. Membaca Tasbih Satu Kali Ketika Posisi Sujud

سُبْحَانَ رَبِّي الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhāna rabbiyal a‘lā wa bi hamdih.

14. Duduk Istirahat Sejenak

15. Bangkit Untuk Melanjutkan Rakaat Kedua

Rakaat Kedua:

Pada Rakaat kedua yang dilakukan sama seperti pada rakaat pertama tanpa mengucapkan takbiratul ikhram dan niat, jadi langsung membaca surah Al-Fatihah. Kemudian, setelah sujud kedua:

16. Duduk Tasyahud (tawarruk atau duduk di atas pantat kiri dengan kaki kiri dimasukan ke kanan)

17. Membaca Doa Tasyahud dan Salawat Nabi Ketika Duduk Tasyawud

التَّحِيَّاتُ للهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ  سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَّجِيْدٌ

"Attahiyyaatu lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad, fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.

18. Membaca Salam Sambil Menoleh Ke Kanan dan Kiri

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ

As-salāmu ‘alaikum

Rangakain salat Tarawih dua rakaat selesai. Kemudian ulangi kembali salat Tarawih tadi per dua rakaat hingga rakaatnya berjumlah delapan atau 20 rakaat. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.