Catatan Sejarah Konflik Israel Dan Palestina, Lengkap Sejak Sebelum Dibentuknya Negara Israel

AKURAT.CO - Konflik Israel dan Palestina adalah salah satu konflik terpanjang dan paling kompleks dalam sejarah dunia.
Konflik Israel telah berlangsung selama lebih dari satu abad, dengan akar penyebab yang sangat dalam, melibatkan aspek sejarah, agama, politik, dan budaya.
Penulis rangkum catatan sejarah konflik Israel dan Palestina ini dari jurnal berjudul Palestina dan Israel; Sejarah, Konflik dan Masa Depan karya MA Muchsin;
Latar Belakang Sejarah
Abad ke-19 dan Periode Mandat Britania (1917-1947):
Konflik ini dimulai dengan pembentukan gerakan Zionis pada akhir abad ke-19, yang bertujuan untuk mendirikan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina yang pada saat itu masih di bawah Kekaisaran Ottoman.
Baca Juga: Surah Al-Baqarah Ayat 68-72 Buktikan Sifat Pembangkang Israel, Mereka Melawan Nabi Hingga Allah
Pada 1917, Inggris mengeluarkan Deklarasi Balfour yang mendukung ide ini. Namun, ketika Inggris mengambil alih kendali Palestina setelah Perang Dunia I, konflik antara pemukim Yahudi dan penduduk Arab Palestina semakin memuncak.
Pembentukan Negara Israel (1947-1948):
Pada tahun 1947, PBB mengusulkan pembagian Palestina menjadi dua negara, satu untuk orang Yahudi dan satu untuk orang Arab. Meskipun rencana ini disetujui oleh banyak negara, perlawanan Arab terhadap pembentukan negara Israel menyebabkan pecahnya perang pada tahun 1948.
Israel memproklamirkan kemerdekaannya, dan perang tersebut berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata.
Perang Arab-Israel (1956, 1967, 1973):
Selama beberapa dekade berikutnya, terjadi serangkaian perang antara Israel dan negara-negara Arab, termasuk Perang Suez (1956), Perang Enam Hari (1967), dan Perang Yom Kippur (1973). Israel memperluas wilayahnya selama perang-perang ini, yang menyebabkan ketegangan yang lebih tinggi.
Perjanjian Oslo (1993-1995):
Proses perdamaian Oslo dimulai pada tahun 1993 ketika Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menandatangani kesepakatan untuk membuka jalan menuju penyelesaian konflik.
Ini menghasilkan pendirian Otoritas Palestina dan pengunduran diri Israel dari Gaza dan Tepi Barat. Namun, upaya perdamaian ini terhenti beberapa kali akibat ketegangan dan serangan dari Hamas.
Baca Juga: Ini Sederet Ulama Besar Yang lahir di Palestina
Perkembangan Kontemporer
Pemukiman Israel:
Salah satu poin utama sengketa adalah pemukiman Israel di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki. Pemukiman ini dianggap ilegal oleh hukum internasional dan menjadi penghambat solusi dua negara.
Intifada:
Intifada pertama (1987-1993) dan intifada kedua (2000-2005) adalah gelombang protes dan kekerasan oleh warga Palestina terhadap pendudukan Israel. Mereka mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang signifikan.
Upaya Perdamaian Terbaru:
Meskipun terdapat upaya-upaya perdamaian seperti Perjanjian Abraham (2020), konflik Israel-Palestina masih berlanjut dengan serangan udara dan perang yang berkepanjangan di Gaza pada 2021.
Konflik Israel dan Palestina adalah masalah yang sangat rumit, melibatkan banyak faktor sejarah, agama, dan politik.
Banyak usaha telah dilakukan untuk mencari solusi yang berkelanjutan, tetapi konflik ini tetap berlanjut.
Untuk mencapai perdamaian, diperlukan komitmen dari semua pihak yang terlibat serta dukungan masyarakat internasional.
Hanya dengan upaya bersama, konflik ini dapat diatasi, dan kedamaian dapat direstorasi di wilayah tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel







