Akurat Logo

Surah Al-Baqarah Ayat 68-72 Buktikan Sifat Pembangkang Israel, Mereka Melawan Nabi Hingga Allah

Thony H | 31 Oktober 2023, 11:22 WIB
Surah Al-Baqarah Ayat 68-72 Buktikan Sifat Pembangkang Israel, Mereka Melawan Nabi Hingga Allah

AKURAT.CO - Sifat pembangkang Israel hari ini adalah tidak mengikuti ketetapan Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) soal genjatan senjata dengan Palestina.

Sifat pembangkang Israel sejatinya sudah ada sejak zaman Nabi Musa AS. Di mana ia dikenal sebagai bangsa yang bandel, tidak mau diatur.

Al-Quran dengan sangat terang memaparkan sifat pembangkang Israel dalam kasus di mana Nabi Musa memerintahkan mereka untuk menyembelih Sapi betina.

Baca Juga: Etika Perang Dalam Islam, Beri Catatan Menohok Untuk Zionis Israel

Hal ini termaktub dalam Surah Al-Baqarah Ayat 68-72, di bawah ini disebut secara berurutan;

Pembangkangan Pertama: Israel membangkang saat diperintah menyembelih sapi betina


وَاِذْ قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهٖٓ اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُكُمْ اَنْ تَذْبَحُوْا بَقَرَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا ۗ قَالَ اَعُوْذُ بِاللّٰهِ اَنْ اَكُوْنَ مِنَ الْجٰهِلِيْنَ


Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi betina.” Mereka bertanya, “Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?” Dia (Musa) menjawab, “Aku berlindung kepada Allah agar tidak termasuk orang-orang yang bodoh.”

Pembangkangan Kedua: Israel balik menanyakan sapi betina yang seperti apa yang harus disembelih

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا هِيَ ۗ قَالَ اِنَّهٗ يَقُوْلُ اِنَّهَا بَقَرَةٌ لَّا فَارِضٌ وَّلَا بِكْرٌۗ عَوَانٌۢ بَيْنَ ذٰلِكَ ۗ فَافْعَلُوْا مَا تُؤْمَرُوْنَ

Baca Juga: Ini Sederet Ulama Besar Yang lahir di Palestina

Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, bahwa sapi betina itu tidak tua dan tidak muda, (tetapi) pertengahan antara itu. Maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.”

Pembangkangan Ketiga: Israel kembali mempertanyakan warna apa sapi betina yang dimaksudkan

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا لَوْنُهَا ۗ قَالَ اِنَّهٗ يَقُوْلُ اِنَّهَا بَقَرَةٌ صَفْرَاۤءُ فَاقِعٌ لَّوْنُهَا تَسُرُّ النّٰظِرِيْنَ

Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami apa warnanya.” Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, bahwa (sapi) itu adalah sapi betina yang kuning tua warnanya, yang menyenangkan orang-orang yang memandang(nya).”

Pembangkangan Ketiga: Israel kembali membangkang soal sapi yang dimaksud

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا هِيَۙ اِنَّ الْبَقَرَ تَشٰبَهَ عَلَيْنَاۗ وَاِنَّآ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَمُهْتَدُوْنَ

Mereka berkata, “Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menjelaskan kepada kami tentang (sapi betina) itu. (Karena) sesungguhnya sapi itu belum jelas bagi kami, dan jika Allah menghendaki, niscaya kami mendapat petunjuk.”

Pembangkangan Ketiga ini kemudian dijawab oleh Nabi Musa AS yang disebut dalam Al-Quran, sebagai berikut;

قَالَ اِنَّهٗ يَقُوْلُ اِنَّهَا بَقَرَةٌ لَّا ذَلُوْلٌ تُثِيْرُ الْاَرْضَ وَلَا تَسْقِى الْحَرْثَۚ مُسَلَّمَةٌ لَّاشِيَةَ فِيْهَا ۗ قَالُوا الْـٰٔنَ جِئْتَ بِالْحَقِّ فَذَبَحُوْهَا وَمَا كَادُوْا يَفْعَلُوْنَ ࣖ

Dia (Musa) menjawab, “Dia (Allah) berfirman, (sapi) itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak (pula) untuk mengairi tanaman, sehat, dan tanpa belang.” Mereka berkata, “Sekarang barulah engkau menerangkan (hal) yang sebenarnya.” Lalu mereka menyembelihnya, dan nyaris mereka tidak melaksanakan (perintah) itu.

Itulah pembangkangan kaum Israel di masa Nabi Musa AS. Israel sejak dahulu dikenal sebagai bangsa yang ngeyel, selalu tidak percaya dengan ketetapan Allah dan Nabi-Nya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi