Akurat Logo

IHSG Dibuka Menguat, Ini Sentimen yang Bakal Pengaruhi Pasar

Esha Tri Wahyuni | 5 Oktober 2026, 09:19 WIB
IHSG Dibuka Menguat, Ini Sentimen yang Bakal Pengaruhi Pasar
IHSG dibuka menguat berkebalikan dengan tren di regional

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini dengan penguatan. Namun, laju indeks masih akan menghadapi sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menentukan arah pasar sepanjang pekan.

IHSG dibuka di level 6.055,26 pada perdagangan Senin (5/10/2026), naik 18,27 poin atau 0,30% dari posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Penguatan sempat semakin tinggi sesaat setelah perdagangan dibuka. Dalam tiga menit pertama, IHSG tercatat bergerak di rentang 6.054 hingga 6.085.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, Begini Proyeksi Nasib IHSG dan SBN Menurut Analisis Mirae Asset

Posisi tersebut melanjutkan tren positif yang terjadi pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Saat itu, IHSG ditutup menguat 27,38 poin atau 0,46% ke level 6.036.

Dari sisi aktivitas perdagangan, hingga awal sesi tercatat volume transaksi sebanyak 3,98 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp 621 miliar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 109.705 kali.

Penguatan IHSG pada awal pekan menjadi sinyal positif setelah pasar keuangan Indonesia menghadapi tekanan pada pekan sebelumnya. Namun, investor masih perlu mencermati apakah penguatan tersebut mampu bertahan hingga akhir pekan.

Pasalnya, sejumlah sentimen global masih berpotensi memberikan tekanan terhadap aset berisiko, terutama perkembangan ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran serta kondisi di Selat Hormuz.

Pergerakan harga minyak juga menjadi perhatian investor. Arah harga komoditas energi dapat mempengaruhi prospek inflasi sekaligus ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga global.

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,51 Persen, Saham GOTO Jatuh ke Rp43 Usai Aturan Gocap

Selain minyak, pasar obligasi global juga masih menjadi perhatian setelah kenaikan imbal hasil surat utang di sejumlah negara meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan lebih tenang sepanjang pekan ini setelah mengalami volatilitas pada pekan lalu. Rupiah dan IHSG mampu bangkit dari tekanan akhir pekan lalu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.