Riset Sun Life: 58 Persen Orang Indonesia Khawatir Warisan Picu Konflik Keluarga, Ini Risiko Lainnya

AKURAT.CO Rumah, tanah, tabungan, atau investasi yang dikumpulkan selama puluhan tahun bisa menjadi sumber persoalan baru ketika berpindah tangan. Bukan semata karena nilainya, tetapi karena orang-orang yang menerima aset tersebut bisa memiliki kebutuhan dan pandangan berbeda tentang bagaimana kekayaan itu seharusnya dikelola.
Temuan terbaru Sun Life Asia memperlihatkan persoalan tersebut secara jelas. Di Indonesia, 58% responden yang khawatir kekayaannya tidak dapat bertahan hingga generasi berikutnya menyebut konflik keluarga sebagai risiko terbesar. Angka ini bahkan melampaui kekhawatiran terhadap kesiapan penerima warisan, perubahan hukum atau pajak, dan kondisi pasar.
Mengapa Konflik Keluarga Jadi Risiko Terbesar Warisan di Indonesia?
Menurut laporan Sun Life Asia Passing the Torch: When Legacy Means More Than Money, konflik keluarga menjadi kekhawatiran utama terkait keberlanjutan warisan di Indonesia.
Dari responden Indonesia yang khawatir kekayaan mereka tidak dapat bertahan hingga generasi berikutnya, sebanyak:
58% khawatir konflik keluarga;
53% khawatir penerima warisan belum siap mengelola aset;
46% khawatir perubahan hukum, regulasi, atau perpajakan;
43% khawatir perubahan kondisi pasar.
Dengan demikian, konflik keluarga bukan sekadar salah satu persoalan dalam perencanaan warisan. Dalam temuan untuk Indonesia, risiko ini berada di posisi teratas.
Baca Juga: Ahli Waris Bisa Menolak Warisan, Ini Dasar Hukum dan Prosedurnya
Baca Juga: Warisan Michael Bambang Hartono: 4 Anak Masing-Masing Terima Saham Senilai Rp52,36 Triliun
Angka 58% juga perlu dibaca dalam konteks yang tepat. Persentase tersebut bukan berarti 58% seluruh responden Indonesia memperkirakan keluarganya akan bertengkar karena warisan. Angka itu merujuk pada responden yang sebelumnya menyatakan kekhawatiran bahwa kekayaan mereka tidak dapat bertahan hingga generasi berikutnya.
Artinya, ketika memikirkan bagaimana kekayaan dapat dipertahankan lintas generasi, hubungan antarpenerima aset menjadi perhatian yang sangat besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan







