Akurat Logo

Cara Memperoleh Penghasilan Pasif dari Properti: Strategi Investasi yang Menguntungkan

Redaksi Akurat | 24 September 2026, 21:08 WIB
Cara Memperoleh Penghasilan Pasif dari Properti: Strategi Investasi yang Menguntungkan
Properti - Foto: Vista Land Group

AKURAT.CO Investasi di sektor properti adalah salah satu metode yang paling banyak dipilih untuk mendapatkan penghasilan pasif di Indonesia.

Sejak 2025, kesempatan ini menjadi lebih menarik berkat dukungan dari pemerintah dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Mendapatkan penghasilan pasif dari properti tidak hanya memberikan pendapatan bulanan, tetapi juga peluang peningkatan nilai aset dalam jangka panjang.

Dengan pendekatan yang benar, Anda bisa menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan tanpa perlu terlibat dalam pekerjaan setiap hari.

Baca Juga: Timah Properti Bidik Keluarga Muda Urban Lewat Hunian Modern

Apa Itu Penghasilan Pasif dari Properti?

Penghasilan pasif dari properti mengacu pada pendapatan yang diperoleh secara teratur dari investasi property tanpa perlu keterlibatan aktif setiap hari. Berbeda dengan penghasilan aktif seperti gaji, jenis pendapatan ini terus mengalir meskipun Anda tidak bekerja secara langsung.

Beberapa bentuk penghasilan pasif dari properti antara lain pendapatan sewa bulanan, keuntungan dari peningkatan harga properti, dan hasil dari investasi properti syariah. Model investasi ini memberi Anda kesempatan untuk menciptakan kekayaan jangka panjang sambil menikmati aliran kas yang stabil.

Mengapa Properti Menjadi Pilihan Investasi Terbaik?

1. Kondisi Pasar yang Mendukung

Pemerintah Indonesia terus mendorong berkembangnya sektor properti dengan berbagai kebijakan strategis. Ini termasuk perpanjangan penghapusan pajak pertambahan nilai hingga 100% sampai Juni 2025, yang meringankan beban pajak bagi pembeli rumah pertama, serta penurunan suku bunga Bank Indonesia yang menjadikan kredit properti lebih murah dan terjangkau. Program FLPP juga mendapatkan penguatan dengan penambahan anggaran dari IDR 28,2 triliun menjadi IDR 35,2 triliun untuk mendukung perumahan sebanyak 350. 000 unit MBR.

2. Potensi Pengembalian yang Menarik

- Investasi properti, terutama di area wisata populer di Indonesia, bisa memberikan hasil sewa tahunan sebesar 5-8% dengan potensi pertumbuhan nilai aset yang stabil. Di lokasi strategis seperti Bali, imbal hasil investasi dapat mencapai 15% per tahun dari penyewaan jangka pendek dengan tingkat hunian di atas 50-80% pada lokasi-lokasi terkenal.

Baca Juga: PP Properti Tawarkan DP 1 Persen di Danantara Housing Expo 2026

Langkah-langkah untuk Memulai Investasi Properti demi Penghasilan Pasif

1. Lakukan Riset dan Pilih Lokasi yang Strategis

Memilih lokasi sangat penting untuk kesuksesan investasi properti. Carilah area yang memiliki:

  • Pertumbuhan ekonomi yang stabil

  • Akses transportasi yang baik

  • Fasilitas lengkap seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan

  • Potensi pengembangan di masa mendatang

2. Pilih Jenis Properti yang Tepat

Tipe properti yang Anda pilih akan mempengaruhi strategi penghasilan pasif:

  • Apartemen: Menawarkan peluang untuk investasi sewa baik jangka pendek maupun jangka panjang, terutama di area perkotaan yang memiliki permintaan tinggi.

  • Rumah Tapak: Memberikan kontrol penuh dan potensi apresiasi nilai yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang panjang.

  • Ruko dan Kios: Ideal untuk mendapatkan hasil sewa tinggi dari penyewa yang menjalankan bisnis.

3. Hitung Perkiraan Keuntungan

Lakukan analisis keuangan yang komprehensif dengan mempertimbangkan:

  • Harga beli dan biaya tambahan (pajak, notaris, renovasi)

  • Perkiraan pendapatan sewa bulanan

  • Biaya operasional (perawatan, pajak tanah, asuransi)

  • Tingkat hunian realistis di area tersebut

Strategi untuk Mengoptimalkan Penghasilan dari Properti

Diversifikasi Sumber Pendapatan

Hindari hanya mengandalkan sewa konvensional. Pertimbangkan model bisnis lainnya seperti:

  • Penyewaan jangka pendek melalui platform Airbnb

  • Ruang co-living untuk profesional muda

  • Ruang co-working di properti komersial

  • Penyewaan bulanan untuk karyawan perusahaan

Peningkatan dan pemeliharaan secara berkala

Properti yang terawat baik dapat menarik penyewa yang berkualitas serta mempertahankan harga sewa yang tinggi. Pertimbangkan untuk melakukan investasi pada hal-hal berikut:

  • Perbaikan rutin untuk meningkatkan daya Tarik

  • Fasilitas modern yang sesuai dengan kebutuhan pasar sasaran

  • Sistem keamanan yang memadai

  • Internet dan layanan utilitas yang dapat diandalkan

Manajemen profesional

Agar penghasilan pasif bisa optimal, pikirkan untuk menggunakan layanan manajemen properti. Mereka dapat mengurus:

  • Pemasaran dan pencarian penyewa

  • Proses pemilihan dan kontrak

  • Perawatan dan perbaikan yang berkala

  • Penagihan sewa serta laporan keuangan

Risiko dan Cara Mengatasinya

Risiko Utama Dalam Investasi Properti

Setiap jenis investasi, termasuk properti, membawa risiko:

  • Risiko Pasar: Fluktuasi harga properti serta tingkat hunian yang tidak konsisten.

  • Risiko Likuiditas: Properti biasanya lebih lama untuk dijual dibandingkan aset lainnya.

  • Risiko Operasional: Biaya perawatan yang tidak terduga dan masalah dengan penyewa.

Strategi Mitigasi Risiko

Diversifikasi portofolio dengan memiliki beberapa properti di lokasi yang berbeda

  • Menyiapkan dana cadangan untuk kebutuhan operasional serta keadaan darurat

  • Asuransi properti yang komprehensif

  • Melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli

  • Menyusun kontrak sewa yang jelas dan mengikat secara hukum

Tips Sukses Untuk Pemula Dalam Investasi Properti

Bagi investor baru yang ingin memulai perjalanan menghasilkan pasif dari properti:

  1. Mulailah dengan anggaran yang realistis: Jangan berusaha membeli properti melebihi kemampuan finansial Anda

  2. Kenali pasar lokal: Pahami karakteristik permintaan dan penawaran di area investasi yang ditargetkan

  3. Jalin hubungan dengan profesional: Bangun koneksi dengan agen, notaris, dan pengelola properti yang tepercaya

  4. Edukasi berkelanjutan: Selalu ikuti perkembangan regulasi serta tren pasar properti

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R