Binance Tanam USD100 Juta ke Circle, USDC Dibidik Makin Dominan di Negara Berkembang

AKURAT.CO US$100 juta atau sekitar Rp1,78 triliun bukan sekadar angka dalam transaksi terbaru Binance dan Circle. Di balik pembelian saham tersebut, ada strategi yang lebih panjang untuk memperluas penggunaan USDC, terutama di negara berkembang yang menjadi salah satu sasaran ekspansi kedua perusahaan.
Binance menginvestasikan US$100 juta ke Circle Internet Group, Inc. (NYSE: CRCL) melalui private placement saham Class A. Bersamaan dengan investasi tersebut, kedua perusahaan memperkuat dan memperpanjang kemitraan strategis untuk mendorong adopsi USDC di seluruh platform global Binance selama lima tahun ke depan.
Secara sederhana, investasi Binance ke Circle menggabungkan kepentingan kepemilikan saham dengan kerja sama distribusi USDC. Binance akan mendorong penggunaan USDC di platformnya, sementara Circle menyediakan infrastruktur yang mendukung kepemilikan dan penggunaan stablecoin tersebut. Fokus ekspansi diarahkan antara lain ke pasar negara berkembang.
Beberapa poin utama kesepakatan Binance dan Circle meliputi:
Nilai investasi: US$100 juta atau sekitar Rp1,78 triliun.
Perusahaan: Circle Internet Group, Inc.
Bentuk transaksi: private placement.
Saham: Class A Circle.
Harga pembelian: diskon 5% dari harga pasar CRCL menjelang penutupan transaksi.
Durasi kemitraan: lima tahun.
Fokus: memperluas penggunaan USDC, terutama di pasar negara berkembang.
Apa yang Sebenarnya Dibeli Binance dari Circle?
Hal pertama yang perlu diluruskan adalah investasi US$100 juta tersebut merupakan pembelian saham Circle, bukan pembelian USDC senilai US$100 juta.
Binance membeli saham Class A Circle melalui skema private placement. Dalam transaksi semacam ini, saham diterbitkan atau dijual secara langsung kepada investor tertentu, bukan melalui perdagangan saham biasa di pasar terbuka.
Harga yang dibayarkan Binance juga mendapat diskon 5% dari harga pasar saham CRCL menjelang penutupan transaksi. Artinya, transaksi tersebut memiliki dua dimensi sekaligus: Binance memperoleh kepentingan ekonomi di Circle, sementara kedua perusahaan memperpanjang hubungan bisnis mereka.
Konteks ini penting karena Circle bukan sekadar nama di balik USDC. Perusahaan tersebut juga membangun berbagai infrastruktur yang berkaitan dengan penggunaan stablecoin dan pergerakan nilai digital.
Dengan membeli saham Circle, Binance pada dasarnya tidak hanya memperkuat hubungan sebagai mitra bisnis, tetapi juga mengambil posisi sebagai investor di perusahaan tersebut.
Mengapa Binance Investasi US$100 Juta ke Circle?
Dari sisi Binance, investasi tersebut berjalan beriringan dengan komitmen untuk memperluas penggunaan USDC di ekosistemnya. Binance akan mendorong adopsi USDC melalui platform global, dengan perhatian khusus pada pasar negara berkembang.
Richard Teng, Co-CEO Binance, mengatakan investasi tersebut mencerminkan pandangan jangka panjang terhadap arah bisnis Circle.
“Circle telah membuktikan diri sebagai salah satu penerbit stablecoin paling kredibel di dunia-mulai dari USDC, Arc, hingga infrastruktur yang mengubah cara nilai berpindah lintas negara," ujar Teng melalui catatan tertulis yang diterima AKURAT.CO, Kamis, 24 September 2026.
Teng juga menekankan bahwa investasi US$100 juta tersebut tidak berdiri sendiri. Binance mengaitkannya dengan komitmen kerja sama selama lima tahun.
“Investasi US$100 juta dan komitmen lima tahun kami menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap arah yang mereka bangun,” ujar Richard Teng.
Dari struktur kesepakatannya, terlihat bahwa investasi saham dan ekspansi USDC saling berkaitan, tetapi merupakan dua hal yang berbeda. Kepemilikan saham memberikan Binance kepentingan pada Circle, sedangkan kemitraan memberikan jalur untuk memperluas penggunaan USDC di ekosistem Binance.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR






