Akurat Logo

Perkuat Pembiayaan Perumahan, BTN Bakal Terbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Rp2 Triliun

Yosi Winosa | 16 September 2026, 19:59 WIB
Perkuat Pembiayaan Perumahan, BTN Bakal Terbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Rp2 Triliun
Suasana salah satu rumah subsidi BTN

AKURAT.CO PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) mengumumkan rencana penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2026 dengan nilai pokok mencapai Rp2 triliun.

Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BTN dengan total target dana terhimpun hingga Rp10 triliun. Sebelumnya, perseroan sukses menerbitkan Tahap I pada tahun 2025 senilai Rp300 miliar.

Detail Seri, Kupon, dan Struktur Obligasi

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan di keterbukaan informasi BEI, Rabu (16/9/2026), Obligasi Berwawasan Sosial Tahap II ini ditawarkan sebesar 100% dari nilai nominal tanpa warkat (kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia/KSEI).

Baca Juga: BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

Pembayaran bunga dilakukan secara triwulanan (setiap 3 bulan), dengan pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 6 Januari 2027.

Perseroan menawarkan instrumen ini dalam dua seri:

Parameter

Seri A

Seri B

Jumlah Pokok

Rp950.000.000.000 (Rp0,95 T)

Rp1.050.000.000.000 (Rp1,05 T)

Tingkat Bunga (Tetap)

7,05% per tahun

7,25% per tahun

Tenor / Jangka Waktu

370 Hari Kalender

3 Tahun

Tanggal Jatuh Tempo

16 Oktober 2027

6 Oktober 2029

Perkiraan Jadwal Penawaran Umum dan Distribusi

Penerbitan obligasi ini didukung oleh konsorsium penjamin pelaksana emisi terkemuka, yaitu PT Mandiri Sekuritas (porsi 36,02%), PT Indo Premier Sekuritas (28,40%), PT BRI Danareksa Sekuritas (19,56%), dan PT BCA Sekuritas (16,02%), dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.

Berikut indikasi jadwal penawaran hingga pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI):

  • Masa Penawaran Umum: 29 September – 1 Oktober 2026

  • Tanggal Penjatahan: 2 Oktober 2026

  • Pengembalian Uang Pesanan & Distribusi Elektronik: 6 Oktober 2026

  • Tanggal Pencatatan di BEI: 7 Oktober 2026

Rencana Penggunaan Dana

Seluruh dana segar yang diperoleh dari hasil emisi ini (setelah dikurangi biaya-biaya emisi) akan digunakan secara spesifik untuk membiayai dan/atau membiayai kembali (refinancing) proyek-proyek sosial berwawasan lingkungan dan keberlanjutan.

Fokus alokasi penggunaan dana mencakup:

  1. Perumahan yang Terjangkau (Affordable Housing): Penyediaan KPR bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

  2. Layanan Infrastruktur Dasar yang Terjangkau: Peningkatan aksesibilitas dan keterjangkauan sarana permukiman.

  3. Penciptaan Lapangan Kerja & UMKM: Dukungan pembiayaan usaha kecil, menengah, dan mikro guna memitigasi risiko pengangguran.

Secara skema, Bank BTN menetapkan alokasi porsi pembiayaan baru (new financing) menjadi porsi mayoritas berkisar 80% hingga 100%, sedangkan pembiayaan kembali (refinancing) dibatasi maksimal 20%. Seluruh dana disetorkan ke rekening khusus sesuai standar Ketentuan POJK No. 18/2023.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.