Apa Itu Order Book dalam Trading Saham? Ini Cara Kerjanya

AKURAT.CO Saat mulai belajar trading saham, investor sering menemukan berbagai istilah teknis yang terlihat rumit. Salah satunya adalah order book, fitur yang hampir selalu tersedia pada aplikasi perdagangan saham.
Meski sering digunakan trader, masih banyak investor pemula yang belum memahami fungsinya. Karena itu, muncul pertanyaan, tentang apa itu order book dalam trading saham?
Memahami order book dapat membantu investor melihat kondisi pasar secara lebih jelas sebelum mengambil keputusan transaksi.
Baca Juga: Pengertian Saham dan Cara Kerjanya dalam Investasi
Pengertian Order Book
Order book adalah daftar antrean pesanan beli dan pesanan jual suatu saham yang ditampilkan secara real-time di sistem perdagangan.
Melalui order book, investor dapat melihat:
Jumlah antrean pembeli
Jumlah antrean penjual
Harga yang ditawarkan
Volume saham yang diperdagangkan
Data ini memberikan gambaran mengenai permintaan dan penawaran di pasar.
Komponen dalam Order Book
Bid
Bid adalah harga yang ditawarkan pembeli untuk membeli saham.
Semakin tinggi harga bid, biasanya semakin besar minat beli terhadap saham tersebut.
Offer atau Ask
Offer adalah harga yang ditetapkan penjual untuk menjual saham.
Bagian ini menunjukkan harga yang diinginkan oleh pihak penjual.
Volume
Volume menunjukkan jumlah saham yang tersedia pada masing-masing tingkat harga.
Informasi ini membantu investor melihat kekuatan permintaan dan penawaran.
Baca Juga: Pengertian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Fungsinya
Bagaimana Cara Kerja Order Book?
Transaksi saham terjadi ketika harga yang ditawarkan pembeli bertemu dengan harga yang diminta penjual.
Sebagai contoh:
Pembeli memasang harga Rp1.000 per saham
Penjual menawarkan harga Rp1.000 per saham
Ketika harga bertemu, transaksi dapat terjadi secara otomatis melalui sistem bursa.
Mengapa Order Book Penting?
Order book membantu trader:
Membaca sentimen pasar
Melihat tekanan beli dan jual
Menentukan strategi masuk atau keluar pasar
Memahami likuiditas saham
Karena itu, order book sering menjadi alat analisis jangka pendek bagi trader aktif.
Memahami order book dalam trading saham dapat membantu investor dan trader membaca dinamika pasar dengan lebih baik.
Dengan memahami antrean beli dan jual, keputusan transaksi dapat dilakukan secara lebih terukur.
Fherenilla Anandianus (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon






