Elnusa Tebar Dividen Rp323 Miliar, Naik 13 Persen Jadi Rp44,29 per Saham

AKURAT.CO PT Elnusa Tbk. (ELSA), menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp323 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Dividen yang dibagikan setara 45% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk atau sebesar Rp44,29 per saham.
Nilai tersebut meningkat 13% dibandingkan dividen tahun sebelumnya, mencerminkan konsistensi Elnusa dalam menciptakan pertumbuhan kinerja sekaligus memberikan imbal hasil yang menarik kepada para investor.
Baca Juga: Elnusa Perkuat Teknologi Hulu Migas, Targetkan Efisiensi Operasi 25%
Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menyampaikan bahwa peningkatan dividen tahun ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis Perseroan ke depan.
“Kebijakan dividen ini menunjukkan kemampuan Elnusa dalam menghasilkan kinerja yang sehat sekaligus menjaga ruang pertumbuhan. Dengan fundamental yang kuat, portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi, serta fokus pada inovasi dan teknologi, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham maupun mitra bisnis,” kata Rustam, Selasa (9/6/2026).
Sepanjang tahun buku 2025, Elnusa membukukan laba bersih sebesar Rp718 miliar dengan pendapatan usaha mencapai Rp14,5 triliun.
Kinerja tersebut didukung oleh pertumbuhan aktivitas jasa hulu migas, penguatan bisnis distribusi dan logistik energi, serta kontribusi berbagai inovasi teknologi yang terus dikembangkan Perseroan.
Selain memberikan dividen yang lebih tinggi, Elnusa juga mengalokasikan Rp395 miliar atau 55% laba bersih sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi usaha, penguatan struktur permodalan, serta pengembangan teknologi dan kapabilitas operasional.
Langkah ini memperlihatkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara optimalisasi return bagi pemegang saham dan penciptaan nilai jangka panjang.
Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST juga menyetujui seluruh mata acara rapat lainnya, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan Tahun Buku 2025, penunjukan auditor eksternal untuk Tahun Buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta perubahan susunan pengurus.
Baca Juga: Elnusa Serap Capex 95 Persen pada 2025, Kinerja Keuangan Tetap Solid
Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa terus memperkuat daya saing melalui investasi pada teknologi, modernisasi peralatan, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan solusi energi bernilai tambah tinggi.
Berbagai inovasi seperti In-Line Inspection (ILI), Hydraulic Fracturing, Pertasolven, hingga pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas peluang pasar.
Elnusa juga terus memperkuat posisinya di pasar internasional melalui keberhasilan pelaksanaan proyek survei seismik maritim di Thailand serta pengembangan pasar di kawasan Afrika Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








