Apakah Paylater Termasuk Utang atau Tidak Menurut Hukum

AKURAT.CO Paylater menjadi salah satu metode pembayaran yang semakin banyak digunakan dalam transaksi digital.
Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami status hukumnya. Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah paylater termasuk utang atau tidak menurut hukum.
Pemahaman ini penting agar pengguna dapat menggunakan layanan paylater secara bijak.
Baca Juga: Simulasi Cicilan Paylater 3 Bulan: Cara Hitung agar Tak Boncos di Akhir
Paylater dalam Perspektif Hukum
1. Paylater Termasuk Bentuk Utang
Secara umum, paylater merupakan fasilitas pembiayaan di mana pengguna membeli barang terlebih dahulu dan membayar di kemudian hari.
Dalam hukum, kondisi ini termasuk dalam kategori utang karena terdapat kewajiban pembayaran yang harus dipenuhi oleh pengguna.
2. Adanya Perjanjian antara Pengguna dan Penyedia
Saat menggunakan paylater, pengguna menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku. Hal ini menjadi dasar hukum yang mengikat kedua belah pihak.
3. Kewajiban Membayar Sesuai Ketentuan
Pengguna wajib membayar tagihan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Jika terlambat, biasanya akan dikenakan denda.
Baca Juga: Total Utang Paylater di Indonesia Tembus Rp27,1 Triliun, Masih Aman?
Risiko Menggunakan Paylater
● Terjebak utang jika tidak terkontrol
● Denda keterlambatan
● Penurunan skor kredit
Memahami apakah paylater termasuk utang atau tidak menurut hukum sangat penting bagi pengguna.
Dengan kesadaran bahwa paylater adalah bentuk utang, pengguna dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan.
Reiviena Bellia Agitha (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia







