Lonjakan PPN Dorong Pajak Negara Tembus Rp245,1 Triliun

AKURAT.CO Penerimaan pajak Indonesia pada awal 2026 menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Hingga akhir Februari 2026, pemerintah mencatat penerimaan pajak bersih mencapai Rp245,1 triliun atau tumbuh 30,4% secara tahunan.
Kementerian Keuangan melaporkan realisasi tersebut setara 10,4 persen dari target APBN 2026. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan peningkatan penerimaan pajak terutama ditopang oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
“Yang lebih notable lagi adalah PPN dan PPnBM yang tumbuhnya mencapai 97,4 persen. Tentu ini kombinasi dari berbagai macam. Namun saya ingin menyampaikan bahwa PPN dan PPnBM itu dibayar kalau ada transaksi,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta.
Baca Juga: Founder CEO of Hive Five Publikasikan Studi Pajak di Forum Internasional
Secara nominal, penerimaan PPN dan PPnBM mencapai Rp85,9 triliun atau naik 97,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, Pajak Penghasilan (PPh) Badan tercatat tumbuh 44%, sementara PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 meningkat 3,4%.
Sebaga informasi, PPN merupakan salah satu sumber penerimaan terbesar negara karena dikenakan pada hampir seluruh transaksi barang dan jasa.
Secara historis, peningkatan penerimaan PPN sering digunakan sebagai indikator meningkatnya aktivitas konsumsi dan transaksi ekonomi domestik.
Pemerintah melalui APBN 2026 menargetkan peningkatan penerimaan negara untuk menjaga ruang fiskal sekaligus mendukung belanja prioritas seperti infrastruktur, pendidikan, dan perlindungan sosial.
Pertumbuhan penerimaan pajak memberi sinyal positif terhadap aktivitas ekonomi.
Sebab peningkatan transaksi konsumsi dan produksi dapat memperkuat basis penerimaan negara yang menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan.
Bagi pelaku usaha dan pasar, data ini juga menjadi indikator bahwa permintaan domestik relatif stabil pada awal tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








