7 Alternatif Lokasi Tukar Uang Baru Selain PINTAR BI, Ini Syarat dan Caranya

AKURAT.CO Menjelang Lebaran, kebutuhan uang baru untuk dibagikan sebagai THR atau kepada keluarga meningkat tajam. Selama ini, layanan penukaran uang baru difasilitasi melalui aplikasi PINTAR BI yang disediakan oleh Bank Indonesia. Namun, tingginya permintaan kerap membuat kuota cepat habis.
Masyarakat tidak perlu khawatir. Selain melalui aplikasi tersebut, terdapat sejumlah alternatif resmi yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh uang pecahan baru menjelang Lebaran 2026.
Pertama, penukaran dapat dilakukan langsung di cabang bank komersial seperti Bank Central Asia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, maupun Bank Tabungan Negara. Layanan ini umumnya tersedia melalui teller, terutama pada periode menjelang hari raya. Nasabah disarankan memastikan ketersediaan layanan terlebih dahulu melalui call center atau media sosial resmi bank. Saat datang ke cabang, bawa KTP serta kartu ATM atau buku tabungan jika diperlukan.
Baca Juga: Hukum Melihat Perempuan Bukan Mahrom bagi Laki-laki yang Sedang Berpuasa
Kedua, masyarakat dapat memanfaatkan layanan kas keliling yang dioperasikan bank maupun BI. Layanan ini biasanya hadir di titik-titik strategis dengan jadwal tertentu. Informasi lokasi dan waktu operasional diumumkan melalui kanal resmi masing-masing institusi. Penukar cukup membawa uang yang akan ditukarkan serta identitas diri.
Ketiga, kantor cabang Bank Indonesia di berbagai daerah juga membuka layanan penukaran uang baru pada periode khusus. Program ini kerap dikemas dalam kegiatan tematik Ramadan yang digelar setiap tahun. Masyarakat perlu memantau pengumuman resmi agar mengetahui jadwal dan mekanisme penukaran.
Keempat, alternatif praktis lainnya adalah menarik uang pecahan kecil melalui ATM tertentu. Sejumlah ATM bank menyediakan nominal Rp10.000 atau Rp20.000. Meski bukan mekanisme penukaran uang lama, cara ini efektif untuk memperoleh pecahan baru dalam jumlah terbatas tanpa harus mengantre di loket.
Kelima, kerja sama antara BI dan perbankan juga kerap menghadirkan loket penukaran di pusat perbelanjaan, alun-alun, atau ruang publik lainnya. Layanan ini biasanya dibuka pada puncak periode penukaran menjelang Lebaran.
Keenam, beberapa unit layanan bank membuka gerai khusus penukaran uang baru di outlet tertentu tanpa melalui sistem PINTAR BI. Informasi biasanya diumumkan melalui akun resmi bank, dan sebagian bank mensyaratkan status sebagai nasabah.
Ketujuh, nasabah juga dapat memanfaatkan layanan internal perbankan. Sejumlah bank menyediakan fitur permintaan pecahan uang melalui aplikasi mobile banking, dengan pengambilan di cabang sesuai jadwal yang ditentukan.
Baca Juga: Hukum Berenang di Siang Hari saat Puasa
Sebelum melakukan penukaran, masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal. Pastikan membawa identitas resmi seperti KTP. Uang yang akan ditukar sebaiknya dalam kondisi rapi dan layak edar. Selain itu, jadwal dan ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu, terutama mendekati Lebaran, sehingga penting untuk selalu mengecek informasi terbaru dari sumber resmi.
Dengan memahami berbagai opsi tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh uang baru tanpa bergantung sepenuhnya pada kuota aplikasi. Perencanaan yang matang dan pemantauan informasi resmi menjadi kunci agar proses penukaran berjalan lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






