IHSG Hari ini Diprediksi Menguat Usai Penetapan Tarif AS

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,5% ke level 8.396 pada perdagangan Senin (23/2/2026) dan diproyeksikan melanjutkan penguatan pada Selasa (24/2/2026) dengan potensi menguji area 8.450–8.500.
Penguatan terjadi di tengah respons positif investor terhadap keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan pemberlakuan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump. Meski demikian, Trump menyatakan tetap akan menerapkan tarif global baru sebesar 10–15%.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut, secara teknikal IHSG berada dalam momentum positif.
Baca Juga: IHSG Melemah ke 8.271, Analis Soroti Support 8.170
“IHSG ditutup di atas level MA20. Histogram MACD bergerak di teritori positif dengan dukungan volume beli. Selama mampu bertahan di atas 8.400, IHSG berpeluang menguji 8.450–8.500,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, Senin (23/2/2026).
Dari sisi domestik, sentimen tambahan datang dari penguatan nilai tukar rupiah yang ditutup di level Rp16.802 per USD di pasar spot pada Senin (23/2/2026).
Selain itu, data likuiditas menunjukkan perbaikan. Jumlah uang beredar luas (M2) pada Januari 2026 tumbuh 10% secara tahunan (year-on-year), meningkat dari 9,6% YoY pada Desember 2025. Akselerasi likuiditas ini menjadi indikator adanya dukungan pembiayaan terhadap aktivitas ekonomi dan pasar keuangan.
Mayoritas indeks bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Senin (23/2/2026), meskipun pasar masih mencermati arah kebijakan tarif baru AS sebesar 10–15%. Bursa China dan Jepang libur, sementara indeks Eropa dan kontrak berjangka Wall Street terpantau melemah pada perdagangan siang waktu setempat.
Baca Juga: Tarif AS Picu Volatilitas IHSG dan Rupiah
Investor juga mencermati perkembangan terkait proposal yang diajukan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada MSCI, yang dikabarkan mendapat persetujuan. MSCI merupakan penyedia indeks global yang menjadi acuan dana investasi internasional, sehingga setiap perubahan kebijakan atau klasifikasi berpotensi memengaruhi arus modal asing.
Mengapa Ini Penting?
Level 8.400 menjadi area psikologis penting bagi pelaku pasar. Penutupan di atas level tersebut membuka peluang penguatan lanjutan dalam jangka pendek.
Secara historis, dinamika tarif AS dan tensi perdagangan global kerap memicu volatilitas signifikan di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Pada periode sebelumnya, kebijakan tarif AS memicu arus keluar modal dan tekanan terhadap rupiah.
Namun kali ini, respons pasar domestik cenderung lebih resilien, ditopang likuiditas yang tumbuh dan stabilitas nilai tukar.
Kombinasi sentimen global yang mereda dan data domestik yang solid menjadi faktor utama yang menopang optimisme jangka pendek.
Dengan indikator teknikal yang mulai mendekati area overbought (Stochastic RSI melambat), investor disarankan tetap mencermati potensi konsolidasi.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan Selasa (24/2/2026), yakni BBRI, BRPT, UNVR, ESSA, TINS.
Rekomendasi tersebut berbasis momentum teknikal dan sentimen sektoral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








