KSSK: Permintaan Domestik dan Investasi Dorong Ekonomi 2026

AKURAT.CO Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai penguatan permintaan domestik dan investasi akan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 yang diproyeksikan mencapai 5,4% (yoy).
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan berbagai sinergi kebijakan pemerintah dan otoritas anggota KSSK diarahkan untuk menjaga daya beli, mendorong konsumsi, serta memperkuat aktivitas dunia usaha.
Menurut dia, kinerja sejumlah indikator ekonomi sejauh ini masih menunjukkan ketahanan yang solid dan dinilai mampu menopang momentum pertumbuhan ke depan.
Baca Juga: KSSK Rapat Tertutup dengan Komisi XI DPR Bahas Arah Ekonomi 2026
“Perekonomian nasional sepanjang 2026 diperkirakan bakal ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan dengan berbagai sinergi kebijakan,” ujarnya.
Selain konsumsi, investasi disebut terus diperkuat. Pemerintah mendorong peran Danantara Indonesia sebagai pengungkit masuknya investasi swasta, termasuk pada sektor hilirisasi sumber daya alam.
Langkah ini diperkuat melalui upaya menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif, salah satunya lewat pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).
Baca Juga: Rapat KSSK, Bos OJK Update Tarif Trump hingga Keuangan Syariah
KSSK menilai strategi tersebut penting untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar di tengah tekanan eksternal. Apalagi, kondisi global masih diwarnai ketegangan perdagangan, risiko geopolitik, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter AS.
Dengan kombinasi penguatan sisi domestik dan stabilitas sektor keuangan, KSSK optimistis ekonomi Indonesia tetap berada di jalur pertumbuhan yang terjaga pada 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







