Akurat

Waspada Rekrutmen Palsu, Pegadaian Bagikan Tips untuk Jobseeker

Demi Ermansyah | 26 Januari 2026, 14:03 WIB
Waspada Rekrutmen Palsu, Pegadaian Bagikan Tips untuk Jobseeker

AKURAT.CO Di era digital, arus informasi bergerak semakin cepat, mudah diakses, dan tersebar secara masif.

Salah satu informasi yang paling banyak menarik perhatian masyarakat adalah soal rekrutmen kerja. Namun di balik kemudahan tersebut, risiko penipuan berkedok rekrutmen juga kian meningkat.

Oknum tidak bertanggung jawab kini bahkan berani mencatut nama figur publik hingga perusahaan besar untuk mengincar data pribadi maupun uang dari para korban.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Terbaru, 26 Januari 2026: Cenderung Stabil di Awal Pekan Ini

Menanggapi maraknya kasus tersebut, Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, mengingatkan para pencari kerja (jobseeker) agar lebih waspada terhadap informasi lowongan yang mencurigakan.

“Informasi rekrutmen palsu perusahaan besar memang sangat banyak berseliweran, terutama di media sosial. Kami dari manajemen Pegadaian sangat mewanti-wanti masyarakat, khususnya calon karyawan, agar waspada terhadap informasi rekrutmen yang mengatasnamakan Pegadaian,” ujar Dewi.

Ia menegaskan, Pegadaian tidak pernah memungut biaya apa pun selama proses rekrutmen, tidak bekerja sama dengan agen perjalanan mana pun, serta seluruh informasi resmi hanya dapat dicek melalui kanal perusahaan.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Terbaru, 25 Januari 2026: Naik Kembali Galeri24 dan UBS

“Rekrutmen Pegadaian bisa dicek langsung di website resmi pegadaian.co.id, LinkedIn PT Pegadaian, dan akun Instagram @pegadaian_id,” jelasnya.

Tips Menghindari Rekrutmen Palsu

Agar tetap aman saat mencari pekerjaan, berikut sejumlah tips untuk mengidentifikasi dan menghindari rekrutmen palsu:

1. Cek sumber informasi

Perusahaan profesional akan mengumumkan rekrutmen melalui website dan media sosial resmi. Untuk email, biasanya menggunakan domain perusahaan, misalnya hrd@[namaperusahaan].co.id.

2. Abaikan jika diminta uang

Proses rekrutmen yang sah tidak pernah memungut biaya. Penipu kerap menggunakan modus biaya reservasi tiket pesawat atau hotel melalui agen travel fiktif, bahkan menjanjikan penggantian biaya (reimbursement).

3. Perhatikan kualitas penulisan

Surat panggilan kerja resmi umumnya disusun rapi. Waspadai banyak salah ketik, penggunaan huruf kapital atau tanda seru berlebihan, format surat buram seperti hasil tempelan, serta logo perusahaan yang tidak sesuai.

4. Riset lokasi dan kontak perusahaan

Penipu sering mencantumkan alamat kantor fiktif. Gunakan peta digital untuk memverifikasi alamat dan cek nomor telepon melalui aplikasi pendeteksi spam.

5. Jangan tergiur gaji tidak masuk akal

Tawaran gaji jauh di atas rata-rata pasar untuk pengalaman minim patut dicurigai. Modus ini sering dipakai untuk memancing korban mengabaikan logika.

6. Waspadai proses seleksi terlalu cepat

Perusahaan profesional umumnya memiliki beberapa tahap seleksi, mulai dari administrasi, tes kemampuan, psikotes, diskusi kelompok (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan.

Dewi menegaskan, calon karyawan harus waspada jika menemukan kejanggalan dalam informasi maupun proses rekrutmen.

Untuk konfirmasi informasi rekrutmen mencurigakan yang mengatasnamakan Pegadaian, masyarakat dapat menghubungi kanal resmi perusahaan melalui Call Center 1500-569 atau WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1-1500569.

“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.