Cara Menonaktifkan SPinjam Shopee Secara Permanen: Panduan Lengkap, Aman, dan Tanpa Ribet

AKURAT.CO Kemudahan pinjaman online memang terasa menggiurkan. Cukup beberapa klik, dana tunai bisa langsung cair ke rekening. Namun, tidak sedikit pengguna Shopee yang justru mencari cara menonaktifkan SPinjam karena ingin lebih tenang secara finansial dan menghindari utang impulsif.
SPinjam (Shopee Pinjam) adalah layanan kredit tunai yang disediakan Shopee bekerja sama dengan PT Lentera Dana Nusantara. Fitur ini hanya tersedia untuk pengguna terpilih dengan riwayat transaksi tertentu. Meski menawarkan proses cepat dan cicilan bulanan, faktanya tidak semua orang merasa nyaman terus memiliki akses pinjaman di dalam aplikasinya.
Lalu, apakah SPinjam bisa dinonaktifkan? Bagaimana prosedurnya? Apa saja syaratnya? Artikel ini akan membahas semuanya secara lengkap, mulai dari alasan menonaktifkan SPinjam, syarat wajib yang harus dipenuhi, hingga langkah teknis paling efektif agar fitur ini benar-benar tidak bisa digunakan lagi.
Apa Itu SPinjam dan Kenapa Banyak Pengguna Ingin Menonaktifkannya?
SPinjam merupakan produk pinjaman dana tunai milik Shopee yang memungkinkan pengguna mencairkan uang dan membayarnya dalam bentuk cicilan. Berdasarkan buku Teknologi Keuangan Anak Muda karya Margareta Sheryl dkk (2022), SPinjam dirancang dengan proses pengajuan sederhana, bunga kompetitif, dan tenor fleksibel.
Meski terdengar ideal, dalam praktiknya banyak pengguna mulai mempertanyakan keberadaan fitur ini di akun mereka. Beberapa alasan paling umum antara lain keinginan mengelola keuangan dengan lebih sehat, kekhawatiran terhadap keamanan akun, hingga trauma akibat bunga dan denda yang menumpuk.
Tak sedikit pula pengguna yang merasa terganggu karena limit pinjaman terus ditawarkan, meskipun tidak berniat menggunakannya. Dari sinilah pencarian tentang cara membatalkan dan menonaktifkan SPinjam terus meningkat di mesin pencari.
Kenapa Menonaktifkan SPinjam Itu Penting?
Menonaktifkan SPinjam bukan sekadar soal tidak ingin berutang. Ada beberapa pertimbangan penting yang sering luput disadari pengguna.
Pertama, faktor perilaku konsumtif. Ketersediaan limit pinjaman di depan mata sering kali mendorong pembelian impulsif, terutama saat promo besar. Kedua, risiko keamanan data. Fitur pinjaman online menjadi target empuk peretasan. Jika akun diretas saat SPinjam aktif, dana bisa dicairkan tanpa sepengetahuan pemilik akun.
Selain itu, riwayat pinjaman SPinjam tercatat dalam SLIK OJK. Keterlambatan pembayaran, sekecil apa pun, dapat memengaruhi skor kredit dan menyulitkan pengajuan KPR atau kredit bank di masa depan. Karena itu, menutup akses SPinjam dengan status lunas justru menjadi langkah preventif yang bijak.
Syarat Wajib Sebelum Menonaktifkan SPinjam
Banyak permohonan penonaktifan SPinjam gagal bukan karena ditolak, melainkan karena syaratnya belum terpenuhi. Shopee menerapkan sistem ketat untuk layanan keuangan, sehingga ada beberapa prasyarat mutlak.
Syarat utama adalah seluruh tagihan SPinjam harus lunas. Tidak boleh ada cicilan berjalan, bunga tertunggak, atau denda keterlambatan, termasuk sisa nominal kecil akibat pembulatan.
Selain itu, pastikan tidak ada pengajuan pinjaman yang masih berstatus diproses. Jika ada, permintaan penonaktifan tidak akan bisa dilanjutkan. Nomor ponsel dan email yang terdaftar juga harus aktif karena proses verifikasi biasanya menggunakan OTP.
Cara Menonaktifkan SPinjam Shopee yang Paling Efektif
Perlu diketahui, Shopee tidak menyediakan tombol “Nonaktifkan SPinjam” secara langsung di menu pengaturan. Namun, ada beberapa metode yang bisa dilakukan sesuai dengan tingkat kebutuhan pengguna.
Menghubungi Customer Service Shopee (Cara Paling Aman)
Ini adalah cara yang paling direkomendasikan karena tidak menghapus akun Shopee secara keseluruhan. Pengguna hanya meminta agar akses SPinjam diblokir atau dibekukan.
Prosesnya dimulai dengan membuka aplikasi Shopee, lalu masuk ke menu Pusat Bantuan atau Chat dengan Shopee. Biasanya pengguna akan bertemu chatbot terlebih dahulu. Untuk terhubung dengan petugas manusia, ketik kata kunci seperti Live Agent.
Setelah terhubung, sampaikan permintaan penonaktifan SPinjam secara jelas. Pihak CS akan melakukan verifikasi data dan mengecek status tagihan. Jika semua bersih, permintaan akan diproses. Nantinya, fitur SPinjam mungkin masih terlihat di aplikasi, tetapi limit akan dikunci sehingga tidak bisa digunakan.
Menonaktifkan SPinjam Lewat Email Resmi Shopee
Alternatif lain adalah mengajukan permohonan melalui formulir email di Pusat Bantuan Shopee. Pengguna perlu memilih kategori SPinjam & SPayLater, lalu menjelaskan permintaan penonaktifan.
Setelah email dikirim, Shopee biasanya akan merespons dalam beberapa hari kerja dengan instruksi lanjutan. Jika disetujui, pengguna akan menerima konfirmasi bahwa fitur SPinjam telah dinonaktifkan.
Menghapus Akun Shopee Secara Permanen (Opsi Paling Ekstrem)
Jika ingin benar-benar memutus hubungan dengan SPinjam, menghapus akun Shopee bisa menjadi pilihan terakhir. Namun, langkah ini juga akan menghapus akses ke ShopeePay, SPayLater, dan seluruh riwayat transaksi.
Sebelum menghapus akun, pastikan saldo ShopeePay sudah nol dan tidak ada transaksi aktif. Proses penghapusan bisa dilakukan melalui menu Pengaturan, lalu Ajukan Penghapusan Akun. Setelah diverifikasi, akun akan dinonaktifkan secara permanen.
Perlu dicatat, meskipun akun terhapus, data riwayat pinjaman tetap disimpan oleh pihak penyedia sesuai regulasi OJK. Namun, data tersebut tidak lagi bisa digunakan untuk pengajuan pinjaman baru.
Langkah Pasif: Mengurangi Risiko Tanpa Menutup Akun
Bagi pengguna yang belum siap menghapus akun, langkah pasif juga bisa dilakukan. Misalnya dengan mencabut izin aplikasi Shopee terhadap akses kontak, lokasi, dan telepon melalui pengaturan ponsel.
Menghapus aplikasi Shopee dan hanya mengaksesnya lewat browser juga dapat mengurangi eksposur terhadap fitur pinjaman. Versi web Shopee biasanya memiliki akses terbatas ke layanan keuangan.
Baca Juga: Fitur-fitur Shopee yang Membuat Belanja Online Lebih Praktis dan Aman
Baca Juga: Cara Menggunakan Shopee PayLater (SPayLater): Panduan Lengkap dari Aktivasi hingga Bayar Tagihan
Kendala Umum Saat Menonaktifkan SPinjam dan Cara Mengatasinya
Dalam praktiknya, beberapa pengguna mengalami kendala teknis. Salah satunya tombol hapus akun yang tidak bisa diklik. Biasanya ini terjadi karena masih ada pesanan yang belum selesai atau proses retur yang berjalan.
Masalah lain adalah tagihan kecil yang tidak disadari. Meski terlihat sepele, sisa nominal ini tetap harus dilunasi agar sistem mengizinkan penonaktifan.
Jika Customer Service terkesan enggan memblokir limit, pengguna disarankan menyampaikan alasan keamanan data. Alasan ini umumnya lebih cepat diproses dibanding sekadar “tidak ingin menggunakan”.
Mitos dan Fakta Seputar Penonaktifan SPinjam
Masih banyak kesalahpahaman beredar di internet. Salah satunya anggapan bahwa uninstall aplikasi Shopee bisa menghapus utang SPinjam. Faktanya, utang tetap tercatat dan penagihan tetap berjalan.
Ada juga mitos bahwa menonaktifkan SPinjam akan membuat nama pengguna diblacklist bank. Justru sebaliknya, menutup pinjaman dengan status lunas adalah sinyal positif bagi lembaga keuangan.
SPinjam dan SPayLater juga sering disalahpahami sebagai satu paket. Padahal, keduanya adalah produk berbeda. Pengguna bisa meminta penonaktifan SPinjam tanpa mematikan SPayLater.
Langkah Lanjutan Setelah Berhasil Menonaktifkan SPinjam
Mengetahui cara menonaktifkan SPinjam hanyalah awal. Langkah berikutnya adalah menjaga agar tidak kembali bergantung pada pinjaman online.
Membangun dana darurat menjadi solusi paling realistis. Menyisihkan dana secara rutin, meski kecil, dapat mengurangi ketergantungan pada pinjaman instan. Selain itu, kembali menggunakan metode pembayaran tunai atau debit akan membantu mengontrol pengeluaran.
Jika ingin benar-benar konsisten, pengguna juga disarankan menutup atau menghapus aplikasi pinjaman online lainnya dengan prosedur serupa.
Penutup
SPinjam memang menawarkan kemudahan, tetapi tidak selalu cocok untuk semua orang. Jika kamu merasa fitur ini lebih banyak menimbulkan risiko daripada manfaat, menonaktifkannya adalah langkah yang masuk akal.
Dengan memenuhi syarat, mengikuti prosedur yang tepat, dan bersikap tegas kepada pihak layanan pelanggan, cara menonaktifkan SPinjam Shopee bisa dilakukan tanpa drama. Langkah ini bukan hanya soal menutup fitur, tetapi juga tentang mengambil kembali kendali atas kondisi finansial.
Kalau kamu tertarik dengan panduan finansial digital, keamanan akun, dan update fitur e-commerce lainnya, pantau terus artikel terbaru di AKURAT.CO ini.
Baca Juga: Cara Membatalkan Pengajuan Pinjaman di Shopee Pinjam (SPinjam): Panduan Lengkap
Baca Juga: Tabel Pinjaman KUR BRI 2026 Terbaru: Syarat, Bunga, dan Cara Daftar Online
FAQ
1. Apakah SPinjam Shopee bisa dinonaktifkan secara permanen?
SPinjam tidak bisa dinonaktifkan secara mandiri lewat menu pengaturan aplikasi. Namun, pengguna dapat mengajukan permohonan penonaktifan atau pemblokiran limit SPinjam melalui Customer Service Shopee atau dengan menghapus akun Shopee secara permanen, selama seluruh tagihan sudah lunas.
2. Apakah menonaktifkan SPinjam harus melunasi semua tagihan?
Ya. Pelunasan seluruh tagihan SPinjam adalah syarat mutlak. Jika masih ada cicilan berjalan, bunga, atau denda keterlambatan—termasuk sisa nominal kecil—permintaan penonaktifan akan otomatis ditolak oleh sistem.
3. Bagaimana cara menonaktifkan SPinjam tanpa menghapus akun Shopee?
Pengguna bisa menghubungi Customer Service Shopee melalui fitur Chat di Pusat Bantuan atau email resmi. Setelah verifikasi data dan pengecekan tagihan, CS dapat membekukan atau memblokir limit SPinjam sehingga tidak bisa digunakan lagi tanpa menghapus akun Shopee.
4. Apakah SPinjam bisa dibatalkan setelah pengajuan dikirim?
Jika formulir pengajuan pinjaman belum diselesaikan, pengajuan bisa dibatalkan dengan tidak melanjutkan proses. Namun, jika pinjaman sudah diajukan dan diproses, pembatalan tidak bisa dilakukan. Pengguna wajib melunasi pinjaman tersebut hingga selesai.
5. Apakah uninstall aplikasi Shopee bisa menonaktifkan SPinjam?
Tidak. Menghapus aplikasi Shopee dari ponsel tidak akan menonaktifkan SPinjam maupun menghapus kewajiban pembayaran. Data pinjaman tetap tercatat di sistem dan penagihan tetap berjalan jika masih ada tagihan.
6. Apakah menonaktifkan SPinjam memengaruhi skor kredit OJK?
Jika SPinjam ditutup dalam kondisi lunas dan tanpa tunggakan, riwayat kredit akan tercatat lancar di SLIK OJK. Hal ini justru berdampak positif karena menunjukkan tidak ada pinjaman konsumtif aktif.
7. Apakah SPinjam dan SPayLater harus dinonaktifkan bersamaan?
Tidak. SPinjam dan SPayLater adalah dua produk berbeda. Pengguna dapat meminta Customer Service untuk menonaktifkan SPinjam saja tanpa mematikan layanan SPayLater.
8. Kenapa tombol hapus akun Shopee tidak bisa diklik?
Biasanya karena masih ada pesanan aktif, proses pengembalian barang, atau transaksi yang belum berstatus selesai. Pastikan semua pesanan sudah diterima dan tidak ada retur sebelum mengajukan penghapusan akun.
9. Apakah Customer Service bisa menolak permintaan penonaktifan SPinjam?
CS dapat menunda atau menolak jika syarat belum terpenuhi, seperti masih ada tagihan atau pengajuan pinjaman aktif. Namun, jika semua syarat terpenuhi, pengguna berhak mengajukan permintaan pemblokiran limit SPinjam.
10. Apakah setelah SPinjam dinonaktifkan bisa diaktifkan kembali?
Tergantung kebijakan internal Shopee dan PT Lentera Dana Nusantara. Dalam banyak kasus, limit yang sudah diblokir tidak otomatis ditawarkan kembali, terutama jika pengguna secara tegas meminta penonaktifan demi alasan keamanan dan pengelolaan keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









