Akurat

Proof of Reserves Indodax Tembus Rp18 Triliun, Sinyal Kepercayaan Pasar Kripto Menguat?

Herry Supriyatna | 6 Januari 2026, 22:19 WIB
Proof of Reserves Indodax Tembus Rp18 Triliun, Sinyal Kepercayaan Pasar Kripto Menguat?

AKURAT.CO Indodax mengumumkan bahwa nilai Proof of Reserves (PoR) platformnya telah menembus USD 1 miliar atau sekitar Rp18 triliun, berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap.

Capaian ini menegaskan komitmen Indodax dalam menjaga cadangan aset pengguna secara 1:1, sekaligus mendorong transparansi yang dapat diverifikasi publik melalui data on-chain.

CEO Indodax, William Sutanto, menegaskan bahwa publikasi PoR dilakukan sebagai inisiatif sukarela untuk memperkuat kepercayaan pengguna.

“Walaupun tidak diwajibkan oleh pemerintah, Indodax berinisiatif mempublikasikan Proof of Reserves sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan aset dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri langsung melalui blockchain, sehingga publik dapat melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar William, Selasa (6/1/2026).

PoR: Transparansi yang Dapat Diverifikasi Publik

Proof of Reserves (PoR) merupakan metode verifikasi kriptografis yang digunakan oleh platform aset kripto untuk membuktikan bahwa cadangan aset yang dimiliki sesuai dengan saldo pengguna yang dilaporkan.

Mekanisme ini bertujuan memperkuat kepercayaan publik bahwa dana pengguna tersedia dan dapat dipenuhi sewaktu-waktu, terutama dalam kondisi pasar yang bergejolak.

Baca Juga: Resep Cireng Tahu Sederhana, Anti Gagal dan Dijamin Kriuk

CoinMarketCap sendiri menyediakan fitur Proof of Reserves untuk membantu pengguna menilai tingkat transparansi sejumlah exchange global, termasuk keterlacakan alamat dompet publik dan pembaruan data cadangan secara berkala.

Selain transparansi platform, Indodax juga mengimbau pengguna untuk tetap menerapkan praktik keamanan terbaik, antara lain:

  • Mengaktifkan autentikasi berlapis seperti Multi Factor Authentication (MFA)

  • Memastikan keamanan perangkat yang digunakan

  • Waspada terhadap phishing dan upaya social engineering

“Transparansi platform sangat penting, namun edukasi keamanan pengguna tidak kalah krusial. Kami terus mendorong penggunaan sistem keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” tambah William.

Apakah Kenaikan PoR Menjadi Sinyal Bull Market?

Peningkatan nilai Proof of Reserves umumnya mencerminkan dua dinamika pasar. Pertama, ketika harga aset kripto mengalami kenaikan, nilai cadangan yang tercatat dalam denominasi dolar AS ikut meningkat.

Kedua, meningkatnya arus masuk dana (inflow) dan aktivitas transaksi juga berdampak pada bertambahnya cadangan aset yang tersimpan di platform.

Dengan demikian, kenaikan PoR sering kali berjalan seiring dengan penguatan harga dan meningkatnya partisipasi pasar.

Sentimen publik terhadap aset kripto pun dinilai tengah membaik, yang ditandai oleh meningkatnya minat investor, naiknya volume transaksi, serta bertambahnya arus dana, baik dari investor ritel maupun pelaku pasar berskala besar.

Pergerakan pasar kripto juga dipengaruhi oleh dinamika global.

Dalam beberapa waktu terakhir, pelaku pasar mencermati perkembangan geopolitik, termasuk pemberitaan terkait operasi Amerika Serikat terhadap Venezuela, yang turut memengaruhi pergerakan lintas aset.

Pada periode tersebut, Bitcoin dilaporkan sempat menguat ke level tertinggi dalam beberapa pekan, berada di kisaran USD 93–94 ribu.

Baca Juga: Panduan Lengkap Visa Kerja ke Belanda, Ini Syarat dan Tahapannya

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar kripto kerap bergerak dipengaruhi kombinasi berbagai faktor, mulai dari likuiditas global, selera risiko (risk appetite), hingga sentimen yang terbentuk dari berbagai isu global.

Meski demikian, Indodax menegaskan bahwa kenaikan jangka pendek belum tentu menandakan dimulainya bull market yang berkelanjutan.

Pasar kripto tetap sangat dipengaruhi oleh faktor makroekonomi, kondisi likuiditas, regulasi, serta dinamika risiko global yang dapat berubah dengan cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.