Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Karawang: Komitmen Lingkungan yang Berkelanjutan di Usia ke-35

AKURAT.CO Adira Finance merayakan perjalanan 35 tahun perusahaannya dengan cara yang berbeda: turun langsung menjaga ekosistem pesisir. Perusahaan pembiayaan itu menggelar aksi penanaman 350 pohon mangrove di Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang, sebagai bagian dari rangkaian ulang tahun bertema “35 Years: Growing in Harmony for A Sustainable Future.” Langkah ini juga merupakan kelanjutan dari program keberlanjutan Sayang Bumiku yang telah konsisten dijalankan sejak 2020.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, tetapi juga respons atas tantangan ekologis yang dihadapi wilayah pesisir Karawang. Dengan posisi Karawang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional, penyeimbangan antara pengembangan ekonomi dan kelestarian lingkungan menjadi isu yang semakin penting.
Mengapa Penanaman Mangrove di Karawang Sangat Penting?
Karawang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri paling strategis di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang pesat membawa peluang besar, tetapi juga menyisakan ancaman bagi lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Mangrove berperan penting sebagai pelindung alami dari abrasi, menjaga kualitas air, dan menjadi habitat bagi berbagai biota laut.
Dalam penyataan resminya, Handi, Kepala Wilayah Jawa Barat Adira Finance, menegaskan potensi besar mangrove untuk mitigasi perubahan iklim.
“Mangrove mampu menyerap karbon empat hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan. Itu berarti setiap pohon yang kita tanam hari ini memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan keberlanjutan pesisir Karawang. Di momen HUT ke-35 ini, kami ingin memastikan bahwa kontribusi Adira Finance tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga memberikan nilai bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Handi dikutip dari pengumuman resmi yang diterima AKURAT.CO, Minggu, 22 November 2025.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program ini bukan sekadar simbolis, tetapi memiliki nilai ekologis yang terukur.
Program Sayang Bumiku, Pilar Keberlanjutan Sejak 2020
Program Sayang Bumiku merupakan tonggak penting dalam roadmap keberlanjutan Adira Finance. Melalui program ini, perusahaan telah menanam lebih dari 3.500 pohon di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa lokasi yang menjadi bagian dari aksi sebelumnya antara lain Manado hingga TWA Angke pada 2025.
Program ini juga diperkuat dengan berbagai inisiatif lain yang melibatkan karyawan, komunitas, hingga mitra. Salah satu kegiatan besar yang menjadi wadah edukasi dan pelibatan publik adalah Festival Pasar Rakyat (FPR) 2025 di Pulau Sumatra yang digelar pada September hingga November. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya aksi lingkungan secara berkelanjutan.
Awal Diyananda, Head of HCGA Share Service Adira Finance, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif.
“Kami percaya bahwa perubahan hanya bisa terjadi ketika semua pihak bergerak bersama. Program Sayang Bumiku bukan hanya aktivitas CSR, tetapi upaya kolektif untuk menanamkan kesadaran kepada karyawan, mitra, dan masyarakat mengenai pentingnya merawat bumi. Penanaman mangrove di Karawang adalah langkah kecil, namun memiliki dampak jangka panjang bagi generasi mendatang," katanya.
Harapan Adira Finance: Menjadi Inspirasi Aksi Lingkungan yang Lebih Luas
Di balik kegiatan penanaman mangrove ini, Adira Finance ingin mendorong lebih banyak pihak untuk ikut terlibat dalam upaya menjaga lingkungan. Melalui momentum HUT ke-35, perusahaan menekankan bahwa aksi kecil hari ini akan memberikan manfaat besar bagi generasi berikutnya.
Sebagaimana disampaikan Handi:
“Apa yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan. Untuk anak-anak kita, untuk masyarakat pesisir, dan untuk bumi yang kita cintai. Kami percaya bahwa bumi bukan warisan dari nenek moyang, tetapi titipan bagi generasi berikutnya.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya agenda korporasi, tetapi tanggung jawab bersama.
Aksi Lanjutan: Penanaman Pohon Endemik di Way Kambas pada Desember
Menutup tahun ini, Adira Finance telah menyiapkan program lanjutan yang tidak kalah penting. Pada Desember mendatang, perusahaan akan melakukan penanaman 2.140 pohon endemik “akar kuat” di Taman Nasional Way Kambas. Aksi ini mendukung pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus mendukung rehabilitasi kawasan konservasi yang rentan.
Langkah ini memperkuat posisi Adira Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang mengintegrasikan aspek ekonomi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Penutup
Komitmen berkelanjutan Adira Finance melalui penanaman mangrove di Karawang dan rencana aksi di Way Kambas menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga masa depan bumi. Aksi ekologis ini memberi pesan kuat bahwa keberlanjutan harus menjadi gerakan bersama.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk dan program Adira Finance, kamu bisa mengunjungi situs resmi perusahaan atau mengikuti kanal media sosial mereka.
Baca Juga: Adira Finance Genap 35 Tahun! Ini Daftar Keuntungan dan Promo Besar untuk Nasabah
Baca Juga: Adira Ambil Alih Portofolio Arthaasia Finance: Segmen Pasar Meluas, Permudah Pembayaran Angsuran
FAQ
1. Apa tujuan Adira Finance menanam 350 pohon mangrove di Karawang?
Penanaman ini dilakukan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-35 Adira Finance dan program keberlanjutan Sayang Bumiku. Tujuannya adalah menjaga ekosistem pesisir Karawang, mengurangi risiko abrasi, serta mendukung penyerapan karbon untuk mitigasi perubahan iklim.
2. Mengapa Karawang dipilih sebagai lokasi penanaman mangrove?
Karawang merupakan wilayah industri yang berkembang pesat dan masuk dalam pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan meningkatnya aktivitas industri, daerah pesisirnya menghadapi tantangan ekologis sehingga mangrove diperlukan untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
3. Apa manfaat mangrove bagi lingkungan?
Mangrove berfungsi sebagai benteng alami untuk menahan abrasi, memperbaiki kualitas air, menjadi habitat biota pesisir, serta menyerap karbon empat hingga lima kali lebih besar dibanding hutan daratan.
4. Apa itu program Sayang Bumiku?
Sayang Bumiku adalah program keberlanjutan Adira Finance yang berjalan sejak 2020. Program ini fokus pada pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon di berbagai wilayah Indonesia dan penguatan kesadaran lingkungan bagi karyawan, mitra, serta masyarakat.
5. Berapa jumlah pohon yang sudah ditanam Adira Finance melalui program Sayang Bumiku?
Sejak awal program, Adira Finance telah menanam lebih dari 3.500 pohon di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Manado dan TWA Angke.
6. Apa hubungan Festival Pasar Rakyat (FPR) dengan program lingkungan Adira Finance?
FPR menjadi salah satu wadah untuk memperluas edukasi lingkungan. Dalam acara ini, perusahaan melibatkan karyawan dan komunitas untuk menciptakan perubahan kolektif dalam menjaga bumi.
7. Apakah ada kutipan penting dari pihak Adira Finance terkait program ini?
Ya, salah satunya disampaikan oleh Handi, Kepala Wilayah Jawa Barat Adira Finance:
“Mangrove mampu menyerap karbon empat hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan….”
Kutipan lain datang dari Awal Diyananda yang menekankan pentingnya gerakan kolektif dalam menjaga lingkungan.
8. Apa aksi lanjutan Adira Finance setelah penanaman mangrove di Karawang?
Pada Desember mendatang, perusahaan akan menanam 2.140 pohon endemik “akar kuat” di Taman Nasional Way Kambas sebagai dukungan terhadap pelestarian keanekaragaman hayati dan rehabilitasi kawasan konservasi.
9. Mengapa aksi lingkungan seperti ini penting dilakukan perusahaan?
Langkah ini membantu menjaga keberlanjutan ekosistem, mengurangi dampak perubahan iklim, dan mendukung keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam, terutama di kawasan yang berkembang pesat seperti Karawang.
10. Di mana saya bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang program Adira Finance?
Informasi tersedia melalui situs resmi Adira Finance dan akun media sosial perusahaan untuk update terbaru terkait produk maupun program keberlanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









