Soal Ambisi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Menkeu Purbaya: Biar Rakyat Tak Lagi Kerja Informal

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ambisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong ekonomi tumbuh hingga 8% bukan tanpa alasan.
Salah satu tujuannya adalah mengubah struktur tenaga kerja Indonesia yang masih didominasi sektor informal.
Menurut Purbaya, pertumbuhan ekonomi 5% yang terjadi selama satu dekade terakhir terbukti tidak cukup untuk menyerap tenaga kerja baru secara memadai, apalagi untuk menciptakan lapangan kerja formal yang menjamin kesejahteraan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Sebelum Ekonomi Tumbuh di Atas 6 Persen
“Sekarang pengangguran turun, tapi karena pekerjanya informal. Desain ekonomi tidak boleh seperti itu,” ujar Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan, target pertumbuhan tinggi dibutuhkan agar pendapatan masyarakat bisa meningkat melalui pekerjaan formal yang layak dan berdaya saing.
“Kita tidak mau warga Indonesia kerja di informal. Kalau bisa semua di sektor formal, jadi kita harus ciptakan pertumbuhan yang cepat,” tegasnya.
Baca Juga: Di Depan Misbakhun, Menkeu Purbaya Optimis Dorong Belanja Negara Lebih Ngebut
Pemerintah, lanjut Purbaya, saat ini tengah menggerakkan seluruh instrumen ekonomi baik fiskal, moneter, maupun sektor swasta untuk mempercepat laju ekonomi nasional.
Sebab menurut perhitungannya, potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebenarnya mencapai 6,7%, bukan 5% seperti yang banyak dikatakan ekonom dan beberapa lembaga.
“Kalau mau serap tenaga kerja formal dengan efektif, kita harus tumbuh minimal 6,7%,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla









