Akurat

Mengenal 10 Saham Termahal di BEI, dari DCII hingga DSSA

Eko Krisyanto | 19 Agustus 2025, 11:00 WIB
Mengenal 10 Saham Termahal di BEI, dari DCII hingga DSSA
 
AKURAT.CO Harga saham yang melambung tinggi selalu menjadi sorotan di pasar modal.
 
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), ada deretan emiten yang nilai per lembarnya menembus puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Saham-saham ini bukan hanya menggambarkan kinerja dan prospek perusahaan, tetapi juga menjadi incaran investor yang berani bermain di kelas premium.
 
Dari DCII yang menembus ratusan ribu per lembar, hingga DSSA yang mengukir rekor tertinggi, inilah daftar yang layak dikenali.
 
 
Dilansir dari Bloomberg Technoz, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berhasil menembus harga Rp306.075 per lembar di tengah pengawasan Unusual Market Activity (UMA) oleh BEI. Saham ini menjadi yang termahal di Indonesia, disusul oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang pada 11 Agustus 2025 mencetak rekor harga penutupan Rp84.200 setelah diumumkan masuk MSCI Global Standard Index.
 
Pergerakan harga ini terjadi di bursa resmi Indonesia, dipicu oleh sentimen pasar, fundamental perusahaan, serta strategi bisnis yang mendorong permintaan. Fenomena ini mengundang minat investor besar maupun ritel untuk memantau peluang di segmen saham mahal.
 
Mengacu pada data BEI dan media keuangan terkemuka, berikut daftar 10 saham termahal di Indonesia yang mencerminkan kekuatan sektor industri, energi, dan telekomunikasi.

1. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)

Perusahaan penyedia layanan pusat data ini memegang predikat saham termahal di BEI, dengan harga puncak Rp306.075 per lembar pada 13 Agustus 2025. Lonjakan harga dipicu peningkatan permintaan infrastruktur digital di Indonesia.

2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Bergerak di sektor energi, DSSA mencapai Rp84.200 per lembar pada 11 Agustus 2025, sebagian besar terdorong masuknya emiten ini ke MSCI Global Standard Index yang memicu aliran dana asing.

3. PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR)

Perusahaan menara telekomunikasi ini berada di kisaran Rp43.875 per lembar pada Februari 2025, mencerminkan tingginya valuasi sektor infrastruktur digital.

4. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)

Emiten teknologi ini mencatat harga Rp42.000 per lembar, berkat pertumbuhan pasar layanan TI yang berkelanjutan.

5. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)

Developer properti mewah ini memiliki harga Rp24.850 per lembar, mencerminkan tingginya permintaan segmen premium.

6. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Emiten tambang batu bara ini berada di level Rp24.675 per lembar, didorong harga komoditas global yang tinggi.

7. PT United Tractors Tbk (UNTR)

Anak usaha Astra International ini mencatat Rp23.400 per lembar, mengandalkan sektor alat berat dan pertambangan.

8. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)

Saham perusahaan tambang batu bara ini berada di harga Rp19.100 per lembar, menunjukkan stabilitas dan profitabilitas yang kuat.

9. PT Jaya Sukses Properti Tbk (JSPT)

Emiten properti ini tercatat di Rp15.525 per lembar, menandakan fokus pada pengembangan kawasan strategis.

10. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)

Perusahaan jasa keuangan ini bertengger di Rp15.500 per lembar, didukung diversifikasi bisnis ke sektor perbankan dan asuransi.
 
 
Deretan saham termahal di BEI ini menjadi cerminan kekuatan, strategi, dan reputasi perusahaan di pasar modal.
 
Meski harganya tinggi, saham-saham ini tetap menarik bagi investor yang mengincar kualitas dan potensi jangka panjang.
 
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R