Harga Emas Global Bakal Tembus USD3.443,7 per Ounce Karena Ini

AKURAT.CO Harga emas dunia ditaksir menguat ke level USD3.376,5 per ounce pada perdagangan Senin (14/7/2025) esok dan terus tembus USD3.443,7 per ounce pada pekan depan.
Pengamat Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan ada 3 faktor yang mendorong kenaikan harga emas global. Pertama, tarif Trump sebesar 35% ke Kanada yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2025, naik dari sebelumnya 25%.
"Yang sebelumnya diancamkan oleh Trump dan juga mengejutkan pejabat Kanada. Kemudian Jepang dan menyusul Eropa yang masih ingin tahu seberapa bea impor yang akan diterapkan Trump," ujarnya, Minggu (13/7/2025).
Baca Juga: Dipicu Utang AS hingga Konflik Timur Tengah, Harga Emas Dunia Bakal Tembus USD3.261
Faktor kedua, adanya kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed di paruh kedua 2025. Hal ini menyusul klaim pengangguran awal yang terus mengalami penurunan dan CPI/ inflasi AS yang cukup stabil.
"Penurunan suku bunga satu kali atau dua kali akan melihat keadaan setelah tarif Trump berjalan," ujar Ibrahim.
Faktor ketiga, dari sisi geopolitik di Timur Tengah antara Israel dengan Hamas di jalur Gaza yang masih memanas. Meskipun Trump menggadang-gadang kesepakatan genjatan senjata dalam waktu dekat, Israel masih terus menyerang wilayah jalur Gaza.
"Ini menimbulkan keraguan apakah Trump bisa benar-benar menangguhkan Israel agar tidak melakukan penyerangan dan melakukan genjatan senjata," imbuh Ibrahim.
Masih terkait geopolitik, Trump mengatakan pada NBC News pada Kamis lalu bahwa dirinya sangat kecewa terhadap Putin dan akan mengumumkan sanksi ekonomi yang lebih berat untuk Rusia. Kemungkinan akan diumumkan pada Senin esok.
"Putin pun siap menerima sanksi dan siap melakukan serangan balik. Berbagai hal tadi kemungkinan besar akan mrmbuat harga emas dunia kembali mengalami penguatan," tukas Ibrahim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








