KEK Batang Dinilai Jadi Model Penggerak Ekonomi Daerah oleh DPR RI

AKURAT.CO Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, mengapresiasi kinerja pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang atas capaian signifikan dalam pengembangan kawasan tersebut.
Menurut Erna, KEK Batang telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menilai bahwa kawasan ini tidak hanya mengandalkan sektor industri dan teknologi, namun telah berkembang menjadi pusat ekspor yang berbasis investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Tadi sudah disampaikan oleh Pemprov yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi cukup baik dengan adanya KEK ini. Karena kita lihat di sini juga bukan hanya sekadar industri, kemudian teknologi, tapi kita melihat range-nya ada ekspor juga yang berbasis investasi dalam negeri maupun luar negeri,” jelas Erna usai memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke KEK Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (11/7/2025).
Baca Juga: Alster Lake Clinic Resmi Hadir di KEK Sanur, Hadirkan Terapi Sel Internasional untuk Healthy Aging
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya peningkatan signifikan hingga 17 persen dalam sektor ekonomi terkait keberadaan KEK. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan serta sinergi antara pemerintah pusat, pengelola KEK, dan pemerintah daerah berjalan cukup baik
"Saya pikir ini cukup baik. Pengelolaan, kesinergitas antar pemerintah pusat, kemudian pengelola daripada KEK ini sendiri, maupun pemerintah daerah cukup baik," tambahnya.
Erna juga mengapresiasi langkah-langkah kebijakan yang telah diambil pemerintah pusat dalam mendukung iklim investasi di kawasan industri. Salah satunya adalah penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 tahun 2025 yang memberikan kemudahan dalam proses perizinan bagi para investor.
"Saya justru mengapresiasi kepada pemerintah pusat, karena dengan adanya kawasan ekonomi industri yang sekarang sedang digalakkan oleh pemerintah, kita melihat beberapa kemudahan-kemudahan juga diberikan. Pemerintah baru saja mengeluarkan PP terbaru di 2025 untuk mempermudah perizinan bagi yang ingin berinvestasi di kawasan industri," tuturnya.
Baca Juga: BUMN Siap Ekspansi KEK Kesehatan Usai Sukses Sanur dan BIH di Bali
Dengan berbagai capaian dan dukungan regulasi tersebut, Komisi VII DPR RI menilai KEK Batang dapat menjadi model pengembangan kawasan ekonomi di daerah lain, sekaligus menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








