Akurat

Penjualan Emas Meningkat, Hartadinata Abadi Catat Laba dan Dividen Positif di 2024

Andi Syafriadi | 12 Juni 2025, 16:05 WIB
Penjualan Emas Meningkat, Hartadinata Abadi Catat Laba dan Dividen Positif di 2024

AKURAT.CO PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2024. Perusahaan manufaktur perhiasan emas dan emas batangan terintegrasi ini berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 41,78% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Peningkatan ini terutama didorong oleh lonjakan volume penjualan emas murni yang naik signifikan sepanjang tahun lalu.

Laporan keuangan HRTA menunjukkan bahwa peningkatan volume penjualan emas murni mencapai 16,83% pada 2024. Kenaikan volume tersebut menjadi salah satu pendorong utama tumbuhnya pendapatan dan laba bersih perusahaan.

Baca Juga: Perluas Jangkauan Bisnis, Hartadinata Abadi Hadir di Kuningan City Mall Jakarta

Dari sisi laba, HRTA mencatat kenaikan 44,60% secara yoy, menandai performa keuangan yang impresif di tengah fluktuasi harga emas global dan tantangan ekonomi domestik.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 yang digelar di Bandung pada Kamis (12/6/2025), manajemen HRTA menetapkan pembagian dividen dari laba tahun 2024 sebesar Rp21 per lembar saham. Jumlah tersebut mencerminkan dividend yield sekitar 3%, dengan rasio payout sebesar 21,87%.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan kinerja ini tidak lepas dari kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis yang terus mendukung pertumbuhan perusahaan.

"Kami bangga atas capaian ini dan berkomitmen untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan serta menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Sandra dalam acara Public Expose usai RUPST dan RUPSLB yang dilakukan secara daring, Kamis (12/6/2025).

Baca Juga: Hartadinata Abadi Gandeng Pegadaian Jadi Pemain Kunci dalam Ekosistem Emas RI

Memasuki kuartal pertama 2025, HRTA kembali mencatatkan peningkatan performa keuangan. Pendapatan perusahaan mencapai Rp6,7 triliun atau naik 68,97% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Volume penjualan emas murni tercatat 4,47 ton, tumbuh 18,77%dari sebelumnya 3,76 ton. Laba bersih perusahaan pada periode ini juga meningkat menjadi Rp149,75 miliar, atau naik 45,82% yoy.

Strategi pertumbuhan HRTA juga tercermin dari ekspansi ritel yang terus diperluas. Hingga Maret 2025, perusahaan telah mengoperasikan 93 toko Hartadinata di berbagai wilayah Indonesia.

HRTA menargetkan untuk mencapai 100 toko hingga akhir tahun guna memperkuat kanal distribusi serta memperluas aksesibilitas merek kepada masyarakat.

Tak hanya fokus pada ekspansi ritel, HRTA juga tengah menjajaki kolaborasi strategis dengan sejumlah mitra penting, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem Bullion Bank nasional dan memperkuat posisi HRTA di industri emas Tanah Air.

Sebagai bagian dari penguatan daya saing di pasar global, HRTA sedang dalam proses mendapatkan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) untuk produk EMASKU.

Sertifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan margin keuntungan serta memberikan pengakuan internasional bagi HRTA sebagai pemain lokal yang kompeten di pasar global.

Selain itu, HRTA juga sedang membangun pabrik terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi.

Fasilitas baru ini ditargetkan menjadi pusat produksi modern yang menopang ekspansi bisnis ke depan serta menjawab permintaan pasar yang terus tumbuh, baik dari sisi perhiasan maupun emas batangan.

Dengan penguatan dari sisi produksi, distribusi, hingga branding, HRTA menunjukkan keseriusannya dalam mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar industri emas Indonesia. Strategi yang menyeluruh ini diharapkan akan membawa dampak jangka panjang terhadap kinerja bisnis dan peningkatan nilai bagi para pemegang saham.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi