Akurat

Kelebihan dan Kekuarangan Menabung di Bank

Hefriday | 18 Mei 2025, 18:59 WIB
Kelebihan dan Kekuarangan Menabung di Bank

AKURAT.CO Menabung di bank merupakan salah satu cara paling umum dan aman yang dilakukan masyarakat untuk menyimpan uang.

Kehadiran berbagai produk tabungan dari perbankan menawarkan kemudahan bagi siapa saja untuk mengelola keuangan, mulai dari pelajar hingga pelaku usaha. 

Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (18/5/2025), menabung di bank dikatakan juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum menjadikannya sebagai strategi keuangan utama.
 
Salah satu kelebihan utama menabung di bank adalah faktor keamanan. Uang yang disimpan di bank lebih terlindungi dari risiko kehilangan akibat pencurian, bencana, atau kelalaian pribadi. 
 
 
Selain itu, bank yang terdaftar resmi di Indonesia juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga jumlah tertentu, menambah rasa aman bagi nasabah.
 
Kelebihan lainnya adalah kemudahan akses. Nasabah dapat mengambil uang kapan saja melalui ATM, mobile banking, atau internet banking tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. 
 
Ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, terutama saat situasi darurat atau kebutuhan mendadak.
 
Menabung di bank juga memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan, seperti pembayaran tagihan, pembelian produk, atau transfer antar rekening.
 
Beberapa bank bahkan menawarkan berbagai program promosi dan reward bagi nasabah yang aktif menggunakan layanan mereka.
 
Selain itu, dengan memiliki tabungan di bank, nasabah dapat membangun rekam jejak keuangan yang baik. Hal ini penting apabila suatu saat ingin mengajukan kredit, KPR, atau produk keuangan lainnya.
 
Bank akan menilai riwayat transaksi dan saldo tabungan sebagai salah satu indikator kelayakan kredit.
 
Namun demikian, menabung di bank juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah bunga yang relatif kecil. 
 
Rata-rata suku bunga tabungan konvensional berada di bawah tingkat inflasi tahunan. Artinya, nilai uang yang disimpan justru bisa berkurang secara riil jika hanya mengandalkan bunga tabungan.
 
Selain itu, beberapa jenis tabungan mengenakan biaya administrasi bulanan. Jika saldo tabungan kecil, biaya ini bisa cukup membebani dan menggerus nilai tabungan secara perlahan. 
 
Belum lagi adanya biaya tambahan untuk transaksi tertentu seperti tarik tunai di ATM bank lain atau transfer ke bank berbeda.
 
Keterbatasan lainnya adalah adanya batas minimum saldo yang harus dipertahankan agar rekening tetap aktif. Jika saldo turun di bawah batas tersebut, bisa jadi rekening ditutup secara otomatis oleh pihak bank setelah periode tertentu.
 
Menabung di bank juga tidak cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang karena imbal hasilnya rendah.
 
Bagi mereka yang ingin meningkatkan nilai aset secara signifikan, perlu mempertimbangkan alternatif lain seperti deposito, reksa dana, atau investasi pasar modal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa