Zurich Syariah Gandeng Muhammadiyah Galakkan Kewirausahaan
Hefriday | 14 Mei 2025, 23:44 WIB

AKURAT.CO PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi meluncurkan program Zurich Syariah Entrepreneurship Program for Muhammadiyah Community (ZEPMU).
Program kolaboratif ini bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan yang berlandaskan prinsip-prinsip ekonomi syariah dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan.
ZEPMU menitikberatkan pada pengembangan sektor agribisnis, penguatan usaha mikro, serta distribusi berbasis komunitas.
Tahap awal pelaksanaan program difokuskan pada kelompok Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) di Cianjur, Jawa Barat, serta komunitas Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rawamangun, Jakarta Timur, sebagai pusat pengembangan kewirausahaan di kawasan perkotaan.
Sebanyak 40 anggota JATAM di Cianjur menjadi peserta awal dalam program ini. Mereka akan mengembangkan budidaya hortikultura seperti cabai, brokoli, pepaya, dan jagung manis.
Para peserta akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, serta dukungan rantai pasok dan distribusi dari Zurich Syariah dan MPM Muhammadiyah. Program ini juga ditujukan untuk memulihkan kondisi ekonomi pascabencana gempa bumi yang melanda Cianjur pada 2022 lalu.
Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia, Hilman Simanjuntak, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Zurich Syariah dalam mendukung pengembangan ekonomi umat secara holistik.
“Kami berharap ZEPMU menjadi model kolaborasi strategis yang memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis syariah. Ini juga menjadi langkah awal dari rangkaian kerja sama yang lebih luas bersama Muhammadiyah,” jelas Hilman dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).
Program ini merupakan kolaborasi perdana Zurich Syariah dengan PP Muhammadiyah setelah penandatanganan kerja sama pada akhir 2024. Ke depan, akan ada lima gelombang program lanjutan yang dikembangkan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, mengapresiasi kemitraan ini sebagai bagian dari gerakan ekonomi umat.
“Sinergi ini menunjukkan semangat bersama untuk membangun ekonomi berbasis syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Kami optimistis ZEPMU akan memberikan dampak positif dan dapat direplikasi di berbagai daerah,” tuturnya.
ZEPMU memiliki empat tujuan utama. Pertama, memberikan pelatihan kewirausahaan syariah di sektor agribisnis. Kedua, mendampingi petani dalam mengembangkan usaha hortikultura berbasis pasar.
Ketiga, meningkatkan kapasitas UMKM melalui mentoring dan strategi usaha syariah. Keempat, memperkuat distribusi produk komunitas melalui integrasi ke dalam platform digital Kedai Sayur Sehat (KedaiMU) milik Muhammadiyah.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menekankan pentingnya peran kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi nasional.
“Entrepreneur adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan wirausaha baru yang tangguh dan berkualitas untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional,” ujarnya.
Dengan pendekatan sinergis antara perusahaan asuransi berbasis syariah dan organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, program ZEPMU diyakini akan menjadi percontohan kolaborasi produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Zurich Syariah merupakan lembaga penyedia layanan perlindungan berbasis prinsip syariah yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam ZEPMU, Zurich Syariah juga memperkenalkan produk asuransi inovatif seperti Asuransi Indeks Cuaca Parametrik Syariah untuk mendukung perlindungan petani dari risiko iklim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









