Akurat

Laba Bersih Melejit 160 Persen, MR DIY Indonesia Catat Pertumbuhan Kinerja yang Solid

Hefriday | 2 Mei 2025, 11:15 WIB
Laba Bersih Melejit 160 Persen, MR DIY Indonesia Catat Pertumbuhan Kinerja yang Solid

AKURAT.CO PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), pengelola ritel MR DIY Indonesia, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp226 miliar pada kuartal I-2025. Angka tersebut melonjak 160% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencerminkan efisiensi operasional dan strategi bisnis yang efektif.

Direktur Utama MR DIY Indonesia, Edwin Cheah, menyebutkan bahwa peningkatan laba tersebut merupakan hasil dari optimalisasi margin dan efisiensi biaya yang konsisten dilakukan perseroan.

“Margin laba kotor kami meningkat menjadi 56%, berkat penguatan strategi operasional yang berkelanjutan,” ujar Edwin dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Emiten Terafiliasi Luhut Tebar Dividen USD10 Juta

Capaian laba ini turut mengerek minat investor terhadap saham MDIY. Pada perdagangan Selasa, 30 April 2025, saham MDIY ditutup naik 13,18% ke level Rp 1.490 per saham. Saham tersebut diperdagangkan sebanyak 11,62 juta lembar dalam 1.078 transaksi, dengan nilai total mencapai Rp 15,67 miliar.

Sebagai perbandingan, pada sesi perdagangan sebelumnya, 29 April 2025, volume transaksi saham MDIY hanya mencapai 62.500 lembar dengan nilai transaksi sebesar Rp80,78 juta. Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek bisnis perseroan.

MR DIY Indonesia sendiri baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2024. Dalam penawaran umum perdana saham (IPO), perseroan menetapkan harga Rp1.650 per saham. Meski harga saham saat ini masih berada di bawah harga IPO, pergerakan positif belakangan menunjukkan potensi pemulihan.

Dari sisi pendapatan, perusahaan mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Pada kuartal pertama 2025, pendapatan MR DIY Indonesia mencapai Rp1,8 triliun atau meningkat 57% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja ini ditopang oleh meningkatnya volume transaksi dan ekspansi toko secara agresif.

“Dalam menghadapi dinamika ekonomi makro, kami tetap menunjukkan ketahanan bisnis dan konsistensi dalam pertumbuhan pendapatan maupun laba,” jelas Edwin.

Dirinnya juga menegaskan bahwa strategi bisnis dan kemampuan adaptasi menjadi kunci keberhasilan perseroan di tengah ketatnya persaingan sektor ritel.

Baca Juga: IHSG Masih Akan Bergerak Terbatas, Saham Emiten Emas Patut Diburu

Salah satu pencapaian monumental MR DIY Indonesia adalah pembukaan toko ke-1.000 yang berlokasi di Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Februari 2025 lalu. Ini menjadi tonggak penting dalam ekspansi nasional perseroan ke daerah-daerah yang sebelumnya belum tersentuh layanan ritel modern.

Pada kuartal I-2025 saja, MR DIY Indonesia telah membuka 63 toko baru. Total gerai aktif saat ini telah mencapai 1.021 unit. Perusahaan menargetkan penambahan hingga 270 toko sepanjang tahun ini sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi