Prabowo Wanti-wanti Soal Tata Kelola dan Transparansi Danantara
Demi Ermansyah | 24 Februari 2025, 19:06 WIB

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengelolaan Danantara, sebagai dana kekayaan negara (sovereign wealth fund/SWF), harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan transparansi.
Pesan ini Prabowo sampaikan kepada Rosan Roeslani yang ditunjuk sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Danantara sendiri memiliki peran besar dalam mengoptimalkan aset BUMN agar dapat diinvestasikan ke proyek-proyek strategis jangka panjang.
Danantara sendiri memiliki peran besar dalam mengoptimalkan aset BUMN agar dapat diinvestasikan ke proyek-proyek strategis jangka panjang.
Dengan proyeksi dana awal mencapai USD20 miliar setara Rp300 triliunan, transparansi dan tata kelola yang baik menjadi kunci agar investasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.
Menurut Rosan, Presiden Prabowo menginginkan Danantara dijalankan dengan prinsip good governance. "Pesan dari Presiden bahwa Danantara ini harus dikelola dengan tata kelola yang benar, transparan, dan penuh integritas," ujar Rosan dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Senin (24/2/2025).
Menurut Rosan, Presiden Prabowo menginginkan Danantara dijalankan dengan prinsip good governance. "Pesan dari Presiden bahwa Danantara ini harus dikelola dengan tata kelola yang benar, transparan, dan penuh integritas," ujar Rosan dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Senin (24/2/2025).
Sebagai pemegang nahkoda, Rosan akan dibantu oleh Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer.
Dengan komposisi kepemimpinan ini, diharapkan Danantara bisa lebih efektif dalam mengelola aset negara dan menghindari praktik-praktik yang merugikan.
Sebagai dana investasi negara, lanjutnya, Danantara harus bisa menunjukkan bahwa pengelolaannya dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
Pengalaman buruk beberapa SWF di negara lain menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Jika tidak dikelola dengan baik, SWF bisa berisiko tinggi terhadap korupsi atau salah investasi yang merugikan negara.
Pengalaman buruk beberapa SWF di negara lain menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Jika tidak dikelola dengan baik, SWF bisa berisiko tinggi terhadap korupsi atau salah investasi yang merugikan negara.
"Oleh karena itu, pesan Prabowo agar Danantara menerapkan tata kelola yang baik menjadi faktor krusial dalam kesuksesannya," paparnya.
Selain itu, tambahnya. keterbukaan dalam laporan keuangan dan proses pengambilan keputusan menjadi aspek penting dalam menjaga kredibilitas Danantara.
Selain itu, tambahnya. keterbukaan dalam laporan keuangan dan proses pengambilan keputusan menjadi aspek penting dalam menjaga kredibilitas Danantara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










