Akurat

Cara Agar Pengajuan Kartu Kredit Disetujui, Perhatikan 10 Hal Ini

Hefriday | 10 Januari 2025, 13:01 WIB
Cara Agar Pengajuan Kartu Kredit Disetujui, Perhatikan 10 Hal Ini

AKURAT.CO Mengajukan kartu kredit seringkali menjadi pilihan banyak orang untuk membantu memenuhi kebutuhan finansial, baik itu untuk kebutuhan mendesak atau sebagai alat pembayaran yang praktis. Namun, proses pengajuan kartu kredit tidak selalu mulus. 

Banyak orang yang mengajukan, tetapi tidak semua pengajuan berhasil. Beberapa faktor penentu, seperti riwayat kredit dan penghasilan, menjadi bahan pertimbangan utama bagi pihak bank dalam menyetujui pengajuan kartu kredit. Meskipun begitu, ada beberapa tanda yang bisa menjadi indikator bahwa pengajuan kartu kredit Anda bakal disetujui. 
 
Dikutip dari beberapa sumber, Jumat (10/1/2025) berikut ini adalah lima tanda yang menunjukkan bahwa pengajuan kartu kredit Anda memiliki peluang besar untuk diterima.

1. Riwayat Kredit yang Baik
 
Salah satu faktor utama yang akan dipertimbangkan oleh bank adalah riwayat kredit Anda. Bank akan memeriksa rekam jejak pembayaran utang Anda, apakah Anda pernah mengalami keterlambatan pembayaran atau bahkan gagal bayar. 
 
Jika Anda memiliki riwayat kredit yang bersih, tanpa tunggakan atau masalah, maka peluang pengajuan kartu kredit Anda untuk disetujui semakin besar. Hal ini menunjukkan kepada pihak bank bahwa Anda adalah individu yang dapat dipercaya dalam mengelola kewajiban finansial.
 
Baca Juga: Mengintip 3 Kartu Kredit Yang Hanya Dimiliki Para Sultan

Selain itu, memiliki skor kredit yang tinggi juga sangat mendukung pengajuan kartu kredit. Skor kredit ini dihitung berdasarkan riwayat pinjaman Anda, penggunaan kredit sebelumnya, dan kemampuan Anda dalam melunasi utang. Semakin tinggi skor kredit Anda, semakin besar kemungkinan pengajuan kartu kredit disetujui.

2. Penghasilan yang Cukup Stabil
 
Penghasilan adalah salah satu faktor yang tidak kalah penting dalam proses pengajuan kartu kredit. Bank ingin memastikan bahwa Anda memiliki penghasilan yang cukup untuk membayar tagihan kartu kredit secara rutin. 
 
Jika Anda memiliki penghasilan tetap yang stabil, baik itu dari pekerjaan tetap atau bisnis yang menghasilkan, maka pengajuan kartu kredit Anda lebih mungkin diterima.

Selain jumlah penghasilan, bank juga akan memperhatikan rasio pengeluaran dan penghasilan Anda. Jika Anda menghabiskan sebagian besar pendapatan Anda untuk keperluan lain, pihak bank mungkin akan merasa ragu untuk menyetujui pengajuan kartu kredit Anda. Sebaliknya, jika pengeluaran Anda terkontrol dengan baik dan masih ada cukup ruang untuk membayar kewajiban kartu kredit, maka peluang Anda semakin besar.

3. Tidak Memiliki Utang Terlalu Banyak
 
Salah satu hal yang sering menjadi perhatian pihak bank adalah jumlah utang yang sudah Anda miliki. Jika Anda memiliki utang yang belum dibayar, terutama utang dalam jumlah besar, maka hal ini bisa mempengaruhi pengajuan kartu kredit Anda. 
 
Bank akan menilai kemampuan Anda dalam mengelola utang yang sudah ada, dan jika rasio utang terhadap pendapatan Anda terlalu tinggi, bank bisa menilai bahwa Anda berisiko tidak mampu membayar tagihan kartu kredit.

Namun, jika Anda memiliki sedikit atau tidak ada utang sama sekali, ini bisa menjadi pertanda positif. Bank akan melihat Anda sebagai individu yang tidak terbebani oleh kewajiban finansial lainnya, sehingga pengajuan kartu kredit Anda lebih mungkin disetujui.

4. Pengajuan Melalui Platform yang Tepat
 
Tidak semua pengajuan kartu kredit dilakukan dengan cara yang sama. Mengajukan kartu kredit melalui bank atau lembaga keuangan yang memiliki persyaratan yang sesuai dengan profil finansial Anda bisa meningkatkan peluang pengajuan disetujui. 
 
Misalnya, jika Anda baru pertama kali mengajukan kartu kredit, maka memilih kartu kredit yang ditujukan untuk pemula atau kartu kredit dengan limit rendah bisa jadi pilihan yang lebih tepat.

Sebagian bank juga menyediakan platform online untuk mengajukan kartu kredit, yang sering kali lebih cepat dan lebih efisien. Pengajuan melalui platform yang tepat dapat mempercepat proses persetujuan dan memberikan kemudahan bagi Anda dalam mengikuti setiap langkah pengajuan.

5. Lengkap dan Jelasnya Dokumen Pengajuan
 
Dokumen yang lengkap dan jelas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan bank dalam menyetujui pengajuan kartu kredit. Setiap bank memiliki persyaratan dokumen yang berbeda-beda, namun umumnya Anda akan diminta untuk melampirkan fotokopi KTP, NPWP, bukti penghasilan, dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Jika semua dokumen ini lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, maka pihak bank akan lebih cepat dalam memproses pengajuan Anda.

Selain itu, pastikan bahwa informasi yang Anda berikan dalam formulir pengajuan kartu kredit adalah benar dan tidak menyesatkan. Informasi yang tidak akurat atau sengaja disembunyikan bisa menyebabkan pengajuan Anda ditolak, bahkan jika Anda memenuhi kriteria lainnya.

6. Penggunaan Kartu Kredit yang Cermat
 
Jika Anda sudah pernah memiliki kartu kredit sebelumnya, penting untuk menunjukkan bahwa Anda mengelola kartu kredit dengan bijak. Pihak bank cenderung lebih tertarik untuk menyetujui pengajuan kartu kredit dari individu yang memiliki rekam jejak penggunaan kartu kredit yang baik. Ini mencakup pembayaran tepat waktu, tidak melebihi batas kredit yang diberikan, dan tidak sering melakukan penarikan tunai dari kartu kredit.

Dengan menunjukkan bahwa Anda dapat mengelola kartu kredit dengan baik, Anda memberikan sinyal positif kepada pihak bank bahwa Anda siap untuk menggunakan kartu kredit baru dengan cara yang sama.

7. Pengajuan Sesuai dengan Kebutuhan
 
Pihak bank akan mempertimbangkan apakah kartu kredit yang Anda ajukan sesuai dengan kebutuhan Anda. Pengajuan kartu kredit untuk tujuan yang jelas dan rasional, seperti untuk belanja harian atau keperluan bisnis, akan lebih mudah disetujui. 
 
Jika pengajuan Anda terlihat terlalu ambisius atau tidak sesuai dengan penghasilan Anda, maka pihak bank bisa meragukan kemampuan Anda untuk membayar tagihan kartu kredit tersebut.

Penting juga untuk memilih jenis kartu kredit yang sesuai dengan gaya hidup dan kebiasaan finansial Anda. Ada berbagai jenis kartu kredit, seperti kartu dengan cashback, poin reward, atau kartu dengan limit tinggi. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan agar lebih mudah dikelola dan memberikan manfaat maksimal.

8. Bank Menawarkan Kartu Kredit Sesuai dengan Profil Anda
 
Tanda lain yang menunjukkan bahwa pengajuan Anda bakal disetujui adalah ketika bank menawarkan kartu kredit yang sesuai dengan profil finansial Anda. Bank biasanya memiliki berbagai jenis kartu kredit dengan syarat dan ketentuan yang berbeda. 
 
Jika bank menawarkan produk yang tepat untuk Anda, misalnya kartu kredit dengan limit yang sesuai dengan penghasilan, maka ini menunjukkan bahwa bank sudah menilai pengajuan Anda sebagai memenuhi syarat.

9. Tidak Ada Masalah Hukum atau Keuangan
 
Pihak bank juga akan memeriksa apakah Anda terlibat dalam masalah hukum atau keuangan yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk membayar tagihan kartu kredit. Jika Anda tidak memiliki catatan buruk terkait masalah hukum atau finansial, seperti kasus kebangkrutan atau gugatan finansial, maka bank akan lebih cenderung menyetujui pengajuan Anda.

10. Kebutuhan untuk Pengelolaan Keuangan yang Lebih Baik
 
Bagi beberapa orang, pengajuan kartu kredit merupakan langkah untuk lebih mengelola keuangan dengan lebih efisien. Jika Anda menunjukkan niat untuk menggunakan kartu kredit dengan bijak dan tidak menggunakannya sebagai alat untuk berutang lebih banyak, maka bank akan lebih percaya untuk menyetujui pengajuan Anda.

Secara keseluruhan, pengajuan kartu kredit yang berhasil tidak hanya bergantung pada satu faktor saja, melainkan pada kombinasi beberapa aspek penting. Dengan memastikan bahwa Anda memenuhi persyaratan utama, seperti riwayat kredit yang baik, penghasilan yang stabil, dan pengelolaan utang yang bijak, peluang pengajuan kartu kredit Anda untuk disetujui akan semakin besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa