Akurat

Kaleidoskop Perbankan 2024: Ramai-ramai Mobile Banking Ganti Wajah

M. Rahman | 27 Desember 2024, 14:23 WIB
Kaleidoskop Perbankan 2024: Ramai-ramai Mobile Banking Ganti Wajah

AKURAT.CO Industri perbankan di tahun 2024 diwarnai dinamika yang cukup besar khususnya di digitalisasi perbankan atau lebih spesifik lagi mobile banking.

Untuk bisa kian kompetitif dengan bank digital, ramai-ramai aplikasi mobile banking "berganti wajah" atau rebranding. Pembaruan aplikasi sekaligus penggantian nama dan logo dilakukan demi memperbesar pengguna dan transaksi harian mereka.

Sebut saja BNI Mobile Banking yang berubah menjadi Wondr. Lalu BSI Mobile Banking menjadi BYOND, BCA Syariah menjadi Bsya, Permata Mobile Banking menjadi Permata ME, termasuk juga yang terlabih dahulu hadir seperti aplikasi mobile banking TMRW by UOB, Livin' by Mandiri BRImo by BRI, D Bank Pro by Danamon dan Action by Bank Aceh Syariah.

Baca Juga: Aplikasi BCA Mobile dan My BCA Error, Ini Tips Membenahinya

Meskipun, sejatinya secara infrastruktur belum semua perbankan siap mengoperasikan wajah baru mobile banking mereka karena satu dan lain hal. Ini pula yang banyak dikeluhkan oleh warganet di platform-platform media sosial seperti X (Twitter).

"Untuk saat ini yang googlepixel photo, yang dihasilkan itu entah terlalu bagus atau ada jenis yang berbeda dengan format yang sekarang ada di Wondr, makanya selalu kena gagal FR pas upload fotonya ke sistem kita, sedang dalam pengembangan untuk perbaikan," ujar salah satu petugas bank pelat merah tersebut saat ditanya perihal verifikasi yang selalu gagal, Kamis (3/10/2024).

Selang beberapa pekan, benar saja, penguna sudah bisa verifikasi dan menggunakan Wondr. Namun tetap saja ada fitur yang semula tersedia di versi mobile banking lama dan dianggap penting seperti rekening koran (riwayat transaksi) tapi tidak tersedia di Wondr.

"Memang lumayan banyak permintaan untuk fitur tersebut dibawa ke Wondr, mudah-mudahan rilis dalam versi dekat," ujar petugas yang sama.

Sasar Gen Z dan Milenial

Pemilihan merek aplikasi baru mobile banking yang eye catching ini bukan tanpa alasan. Menurut Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI, Saut Parulian Saragih menjelaskan bahwa BYOND mencerminkan mobile banking BSI yang tidak hanya memenuhi kebutuhan finansial para nasabah.

BYOND by BSI tidak hanya menghadirkan fitur-fitur untuk transaksi finansial. Aplikasi itu juga menyediakan akses nasabah ke berbagai layanan halal lifestyle. Nasabah nantinya dapat langsung melakukan transaksi terkait halal ecosystem seperti mendaftar paket haji dan umrah secara langsung serta memilih paket travel dan transaksi lainnya.

"Bukan karena pengen gaya-gayaan. Karena enggak boleh (memakai kata yang sudah ada). Jadi misalnya 'buku', enggak boleh jadi brand. Eggak, karena enggak boleh. Bukan karena tren-trenan. Karena setahu saya tidak boleh di brandingnya. Dan itu betul juga di HAKI-nya kemungkinan tidak akan dapat," jelasnya.

Senada, Dosen FEB Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi menilai langkah pembaruan wajah berbagai aplikasi mobile banking tersebut sebagai langkah cerdas. Mereka berlomba menciptakan daya tarik dan hubungan emosional dengan pengguna anak muda khususnya yang lekat dengan estetika dan keunikan merek.

"Nama seperti Wondr dan Livin' tak sekedar label namun sebuah pernyataan identitas. Nama-nama seperti ini mencerminkan institusi bank yang dinamis, kreatif dan dekat dengan anak muda. Mobile banking bukan lagi sekedar alat transaksi namun juga bagian dari ekosistem digital yang merepresentasikan identitas dan semangat perbankan modern. Kreasi nama-nama tersebut diharapkan bisa memperkuat daya tarik layanan perbankan dan menciptakan iklim perbankan yang lebih inklusif," papar Rustam.

Pilih Ganti Logo

Sementara itu, sebagian bank lainnya lebih memilih untuk mengganti logo atau nama mereka. Misalnya bank BTPN yang mengganti namanya menjadi SMBC Indonesia pada 2 Oktober 2024 lalu. Langkah ini diharapkan bisamemperkuat posisi di pasar domestik dan menegaskan relevansi BTPN bagi segmentasi yang lebih luas melalui layanan keuangan yang komprehensif dan inovatif di seluruh lini bisnis.

Kemudian BTN yang mengganti logo perusahaan pada 3 Maret 2024, bertepatan momen HUT ke-74 BTN pada 9 Februari 2024.  Perubahan logo ini merupakan refleksi dari transformasi yang telah dilakukan Bank BTN, di antaranya di ranah digital untuk mendukung proses bisnis dan layanannya, serta operasional kantor-kantor cabang yang lebih modern. Perubahan BTN meliputi beberapa hal, termasuk visi misi baru. Baik dari sisi digitalisasi, teknologi, bisnis proses, perubahan budaya hingga risk management.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa