Akurat

IHSG Terjun 0,5 Persen ke 7.140,91, Searah Bursa Regional

Hefriday | 21 November 2024, 17:52 WIB
IHSG Terjun 0,5 Persen ke 7.140,91, Searah Bursa Regional

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (21/11/2024). Setelah sempat dibuka di zona merah, IHSG berbalik arah ke zona hijau pada sesi pertama, tetapi akhirnya ditutup turun sebesar 39,422 poin atau 0,55% ke level 7.140,91.

Penurunan ini mencerminkan tekanan di pasar saham, dengan sebanyak 319 saham mencatat pelemahan, 231 saham menguat, dan 244 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan mencapai 16,8 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp9,7 triliun dari total frekuensi transaksi sebanyak 1,126 juta kali.

Dari sektor saham, mayoritas mencatatkan penurunan. Sektor konsumsi nonprimer menjadi yang paling tertekan dengan penurunan sebesar 0,92%, diikuti sektor keuangan dan properti yang masing-masing turun 0,80%. Sektor transportasi juga mencatatkan pelemahan sebesar 0,71%.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Terjun 0,21 Persen ke 7.180,3

Namun, beberapa sektor berhasil mencatatkan kenaikan. Sektor infrastruktur menjadi penopang dengan kenaikan 0,94%, diikuti sektor kesehatan yang naik 0,41%, serta sektor teknologi yang menguat tipis sebesar 0,27%.

Saham unggulan dalam kelompok indeks LQ45, Jakarta Islamic Index (JII), dan Investor33 turut melemah pada perdagangan hari ini. Ketiga indeks mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 1,02%, 0,24%, dan 0,93%. Hal ini menambah tekanan pada pergerakan IHSG secara keseluruhan.

Kondisi melemahnya IHSG hari ini juga sejalan dengan tren negatif yang terjadi di bursa regional Asia. Indeks Nikkei 225 di Tokyo turun 0,85%, Hang Seng Index di Hong Kong melemah 0,53%, dan Straits Times di Singapura turun 0,14%. Sementara itu, Shanghai Composite di Tiongkok berhasil mencatat kenaikan tipis sebesar 0,07%.

Tekanan pada IHSG sebagian besar dipengaruhi oleh aksi jual yang dilakukan investor, terutama di sektor konsumsi dan keuangan. Sentimen negatif dari bursa regional juga turut menambah tekanan pada pasar domestik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa