5 Tips Bertahan di Tengah Kondisi Ekonomi Yang Sulit
Yosi Winosa | 14 Oktober 2024, 15:47 WIB

AKURAT.CO Di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, banyak orang berusaha mencari cara untuk menjaga kestabilan finansial mereka.
Menurut Financial Expert CNBC Indonesia, Ayyi Achmad Hidayah, ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan agar dapat bertahan menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat.
Berikut 5 tips bertahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
1. Hilangkan latte factor
Yang dimaksud dengan latte factor adalah menghentikan kebiasaan belanja Impulsif, atau kebiasaan checkout barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Ayyi menyebutkan bahwa kebiasaan belanja impulsif ini dapat mengganggu arus kas (cash flow) secara signifikan. "Seringkali,kita checkout barang-barang yang harganya hanya sekian ribu, namun itu berpengaruh pada cash flow. Hentikan kebiasaan ini agar cash flow tetap sehat," ujar Ayyi.
Stop budaya konsumtif dengan tidak memaksakan diri membeli sesuatu yang di luar kemampuan finansial, seperti event mewah ketika dana tidak mencukupi. "contoh seperti menonton konser. kalau memang uangnya tidak cukup, jangan memaksakan untuk tetap membeli tiket tersebut," jelas Ayyi. Mengendalikan keinginan untuk berbelanja secara bijak sangat diperlukan di masa sulit seperti ini.
3. Jauhi utang
3. Jauhi utang
Jauhilah utang terutama utang konsumtif yang tidak mendesak. Menurut Ayyi, "Mengandalkan utang untuk kebutuhan sehari-hari hanya akan membuat masalah keuangan semakin besar. Prioritaskan pembayaran utang, dan sebisa mungkin hindari menambah beban utang baru."
4. Cari penghasilan tambahan
4. Cari penghasilan tambahan
Saat ini ada banyak media yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pemasukan lebih. "Manfaatkan platform digital dan media sosial untuk menghasilkan uang. Banyak peluang seperti berjualan online atau menjadi freelancer yang bisa membantu menambah pemasukan," sarannya.
5. Perkuat cash flow dan proteksi diri
5. Perkuat cash flow dan proteksi diri
Yang tak kalah penting, memperkuat arus kas dan melindungi diri dengan asuransi atau proteksi finansial lainnya. "Pastikan cash flow tetap stabil dengan melakukan budgeting yang ketat, dan jangan lupa memiliki proteksi keuangan seperti asuransi. Ini penting untuk melindungi diri dari risiko-risiko finansial yang tidak terduga."
Terutama untuk cash flow menurut Ayyi harus sangat diperhatikan. Jika pengaturan cash flow tidak jelas, itu akan berakibat buruk dan membuat diri sendiri akhirnya menjadikan utang sebagai solusi.
Terutama untuk cash flow menurut Ayyi harus sangat diperhatikan. Jika pengaturan cash flow tidak jelas, itu akan berakibat buruk dan membuat diri sendiri akhirnya menjadikan utang sebagai solusi.
Sedangkan tadi beliau menyebutkan jika kita harus menghindari utang dan bukan malah menambah membuat utang baru bagi diri sendiri. Dengan menerapkan tips-tips ini, diharapkan kita bisa lebih siap menghadapi tantangan ekonomi yang ada dan menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










