Akurat

Kapitalisasi Pasar Berkshire Hathaway Tembus USD1 Triliun

Silvia Nur Fajri | 29 Agustus 2024, 19:04 WIB
Kapitalisasi Pasar Berkshire Hathaway Tembus USD1 Triliun

AKURAT.CO Berkshire Hathaway, perusahaan milik konglomerat Warren Buffett pada Pada Rabu, (28/8/2024), mencapai tonggak sejarah dengan kapitalisasi pasar sebesar USD1 triliun atau sekitar Rp15.423,5 triliun. Ini menjadikannya sebagai perusahaan non-teknologi pertama yang mencapai nilai kapitalisasi pasar sebesar itu, di luar perusahaan teknologi besar seperti Apple, Nvidia, Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta.

Dilansir CNN, pencapaian ini merupakan 'hadiah ulang tahun' yang tak terduga bagi Buffett, yang akan merayakan ulang tahunnya pada 30 Agustus. Buffett sebelumnya memperkirakan bahwa kinerja Berkshire Hathaway tahun ini hanya akan sedikit lebih baik dibandingkan dengan perusahaan besar lainnya di AS.

 “Berkshire seharusnya berkinerja sedikit lebih baik daripada perusahaan Amerika pada umumnya dan, yang lebih penting, juga harus beroperasi dengan risiko kerugian modal permanen yang jauh lebih rendah,” kata Buffet dalam surat tahunan awal tahun ini di kutip kamis (29/8/2024).

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Tembus USD3 T, Microsoft Jadi Perusahaan Terbesar Kedua Usai Apple

“Apa pun yang melampaui 'sedikit lebih baik', hanyalah angan-angan. Kami tidak memiliki kemungkinan kinerja yang luar biasa,” sambungnya.

Meskipun prediksi tersebut, Berkshire Hathaway justru mengalami lonjakan kinerja yang signifikan. Sejak surat tahunan itu dikeluarkan, nilai saham perusahaan melonjak lebih dari 13%, dan naik sebesar 28% jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Selain itu, Berkshire Hathaway aktif dalam transaksi saham baru-baru ini. Perusahaan telah memangkas kepemilikan sahamnya di Apple sebesar 50% dan menjual hampir 25 juta saham Bank of America dengan nilai hampir USD1 miliar. Meski demikian, Berkshire Hathaway juga melakukan beberapa akuisisi, termasuk saham di Ulta Beauty dan Heico. 

Perusahaan ini tetap mempertahankan saham utama di American Express, Coca-Cola, dan Chevron, serta mengelola aset penting seperti Geico, BNSF Railway, dan Dairy Queen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.