AKURAT.CO Menekuni gaya hidup minimalis menjadi gaya hidup perkotaan. Tren yang muncul dari gaya hidup orang Jepang ini populer dari Marie Kondo yang menekankan betapa pentingnya hidup sederhana.
Prinsip hidupnya adalah membeli barang sedikit mungkin dan memilih membuang barang yang tak perlu. Penganut aliran ini akan menjual barang yang dianggap berlebihan seperti baju, koleksi CD atau kaset. Baju yang disimpan juga sangat terbatas dan tak berlebihan.
Kesadaran ini muncul dari orang Jepang setelah banyaknya tragedi bencana alam di negara sakura itu. Setelah kejadian itu banyak orang yang kehilangan barang-barang berharga. Terutama setelah tempat tinggalnya hancur lebur.
Dampaknya adalah Anda akan menjadi lebih bahagia dan bisa menikmati waktu dengan traveling atau bermain bersama teman-teman. Oh, iya gaya hidup ini juga bisa menghemat pengeluaran Anda juga loh.
1. Perbanyak Tabungan
2. Selektif Memilih Barang
Anda bisa menganggarkan pendapatan untuk membeli barang yang sifatnya primer dan mengurangi pembelian barang sekunder. Pengeluaran untuk membeli CD, atau benda koleksi lainnya bisa dikurangi. Anda juga bisa menjual barang-barang di lemari yang sudah tak diperlukan lagi.
3. Mengatur Cicilan
Dana itu bisa Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan masa tua. Banyak investasi yang memberikan imbal hasil investasi sebesar 15-20% dalam setahun. Ini lebih menguntungkan ketimbang menyimpang uang di deposito sebesar 6% setahun.
Hidup hemat dengan menjadi minimalis memang penuh cobaan karena Anda diharuskan mengerem hawa nafsu untuk membeli barang. Namun banyak kelebihan dari sisi manajemen keuangan yang bisa dilakukan Anda dapatkan. Semoga tips diatas berguna bagi Anda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









