Akurat

Bloomberg: BRI Masuk Daftar 20 Perusahaan Teratas Yang Perlu Diperhatikan di 2024

Silvia Nur Fajri | 11 Mei 2024, 14:25 WIB
Bloomberg: BRI Masuk Daftar 20 Perusahaan Teratas Yang Perlu Diperhatikan di 2024

AKURAT.CO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI masuk daftar '20 Perusahaan Teratas yang Perlu Diperhatikan Tahun 2024' dalam laporan yang dirilis oleh Bloomberg.

Keberhasilan BRI dalam mendapatkan peringkat ini didasarkan pada fundamental kinerja yang kuat yang telah diukur secara teliti.

Kemudian, lebih dari 900 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah dianalisis dari berbagai sektor, mulai dari keuangan hingga teknologi. Analisis ini kemudian digabungkan dengan riset dari Bloomberg International, termasuk proyeksi dan outlook ke depan.

Baca Juga: BRI Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Uang Hilang

"BBRI perlu jadi perhatian karena konsisten membukukan profit yang tinggi, yang didorong oleh segmen mikro yang memiliki margin tinggi. BBRI juga konsisten membagikan dividen dengan payout ratio yang tinggi sehingga masuk ke dalam jajaran high dividend," tulis laporan tersebut, dikutip Sabtu (11/5/2024).

Dengan konsensus dari 34 analis yang merekomendasikan untuk membeli saham BBRI dan hanya 1 analis yang merekomendasikan untuk menahan, target harga potensial saham BBRI diproyeksikan mencapai Rp6.414,64 dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

Keberhasilan ini juga tercermin dari kinerja BRI pada kuartal I-2024 yang positif, meskipun di tengah dinamika kondisi ekonomi dan geopolitik global yang penuh dengan tantangan. Hingga akhir kuartal I-2024, BRI berhasil mencetak laba sebesar Rp15,98 triliun secara konsolidasian.

Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BRI kuartal I-2024 di Jakarta pada Kamis (25/04) menyampaikan bahwa hingga akhir Maret 2024, BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp1.308,65 triliun atau mengalami pertumbuhan double digit sebesar 10,89% year on year.

Dari total penyaluran kredit tersebut, sebesar 83,25% merupakan portofolio kredit untuk segmen UMKM.

Pertumbuhan penyaluran kredit yang mengalami peningkatan double digit ini turut berdampak pada meningkatnya aset perseroan, dengan aset BRI mencapai Rp1.989,07 triliun atau tumbuh sebesar 9,11% year on year.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.