AKURAT.CO Investasi bisa menjadi salah satu cara untuk mewujudkan mimpi di masa depan. Namun dengan banyaknya pilihan investasi saat ini, perlu diingat bahwa setiap instrumen investasi memiliki keuntungan dan risikonya masing-masing.
Sebelum memulai, mari mengenal dan memahami karakter diri sendiri untuk menentukan instrumen investasi yang tepat. Mulai dari si penyuka tantangan yang senang mengeksplorasi, hingga si pemula yang menginginkan opsi lebih aman, terdapat berbagai instrumen investasi yang cocok untuk setiap kepribadian.
Chief Digital Officer Maybank Indonesia, Charles Budiman mengatakan di era modern seperti sekarang ini, akses untuk berinvestasi semakin terbuka luas. Tak heran, investasi juga telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi dengan adanya layanan digital banking yang cerdas, masyarakat kini bisa bertransaksi dalam genggaman dengan lebih mudah, nyaman, dan aman.
Baca Juga: Meski Terkoreksi 6 Persen dalam Sepekan, Ini Alasan Investasi Bitcoin Tetap Diminati
"Siapa saja bisa ikut dalam berinvestasi, namun kenali gaya dan preferensi pribadi untuk memilih instrumen investasi yang cocok dengan tujuan di masa mendatang. Dengan membiasakan diri berinvestasi, kita selangkah lebih dekat lagi untuk mewujudkan harapan dan impian," ujarnya dikutip Rabu (17/4/2024).
Apa saja tipe karakter dan jenis investasinya? Simak 5 pilihan berikut.
1. Si Penyuka Tantangan
Sesuai dengan namanya, karakter yang satu ini senang akan tantangan. Sebagai investor yang juga adventurer, mereka memiliki semangat tinggi dan suka menjelajahi berbagai instrumen investasi. Oleh karena itu, Reksa Dana (RD) Saham dengan minimal 80% dari portofolio yang dialokasikan ke dalam bentuk saham bisa menjadi salah satu jenis investasi yang cocok.
Dengan potensi keuntungan tinggi, risikonya yang terbilang cukup tinggi juga menarik untuk para investor dengan karakter ini yang dikenal berani mengambil risiko, serta menyukai sensasi dan tantangan dalam berinvestasi.
2. Si Pemula
Sebagai pemula dengan pengetahuan yang masih terbatas, karakter ini biasanya lebih memilih menghindari instrumen investasi dengan modal awal besar dan berisiko tinggi. Melihat karakternya yang belum memiliki keahlian dalam berinvestasi secara mendalam, Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia bisa menjadi salah satu tipe investasi yang tepat.
Selain aman karena dijamin oleh negara, investasi ini juga bebas dari risiko gagal bayar karena nilai pokok dan kupon yang juga dijamin oleh Undang-Undang (UU).
3. Si Pengatur Strategi
Dengan kebiasaan menyusun strategi, investor dalam kategori ini akan menentukan instrumen investasi berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya. Mereka berhati-hati dan teliti dalam mempersiapkan berbagai risiko. Untuk tipe investor seperti ini, investasi dalam bentuk reksa dana bisa menjadi salah satu pilihan.
Tak hanya pengelolaan dananya yang juga dibantu oleh manajer investasi profesional, reksa dana turut menawarkan fleksibilitas, sehingga memungkinkan untuk mengatur modal investasi sesuai dengan strategi dan kemampuan.
4. Si Protektor
Karakter protektor yang membumi biasanya lebih memilih untuk menghindari risiko dan tetap aman dalam berinvestasi. Bagi karakter ini, jenis investasi seperti deposito cocok menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk melindungi nilai aset. Dengan suku bunga yang lebih kompetitif dibandingkan tabungan biasa, serta dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), deposito menjadi pilihan yang relatif lebih aman dan minim risiko.
Selain itu, deposito juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, dimana semakin besar dana yang dimasukkan dalam jangka waktu lebih panjang akan memberikan hasil keuntungan yang lebih maksimal di masa mendatang.
5. Si Pengamat
Sebagai observer, karakter ini tidak langsung cepat mengambil keputusan, melainkan lebih banyak menghabiskan waktu untuk melihat dan mengamati perkembangan sebelum akhirnya terjun berinvestasi.
Bagi mereka yang masuk ke dalam kategori ini, investasi dalam bentuk emas bisa menjadi salah satu opsi karena menawarkan nilai yang stabil dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Apalagi dengan kehadiran tabungan emas digital, kini masyarakat dapat berinvestasi emas lewat layanan digital banking yang juga memungkinkan untuk memantau pergerakan harga jual dan beli emas melalui informasi secara real-time.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah









