Akurat Logo

Harga Emas Global Tembus USD2.256 per Troyounce Seiring Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

M. Rahman | 1 April 2024, 13:37 WIB
Harga Emas Global Tembus USD2.256 per Troyounce Seiring Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

AKURAT.CO Harga emas global tembus USD2.256 per troyounce pada Senin, 1 April 2024.

Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan kenaikan harga emas global ke level tertinggi (All Time High/ATH) seiring ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga The Fed atau FFR.

Sebab lain, meningkatnya minta investasi terhadap logam mulia tersebut karena dianggap sebagai aset safe haven. 

"Maret tidak tercapai USD2.250 per troyounce mungkin karena ada libur Paskah," ujarnya dikutip Senin (1/4/2024). 

Diketahui, harga emas cenderung memiliki hubungan terbalik dengan suku bunga. Ketika suku bunga turun, emas menjadi lebih menarik dibandingkan dengan aset-aset berpendapatan tetap seperti obligasi, yang akan memberikan imbal hasil yang lebih lemah dalam lingkungan suku bunga rendah.

Baca Juga: BPS: Inflasi Emas Tembus 3,6 Persen di Maret 2024

Harga emas batangan juga terdorong lebih tinggi oleh permintaan dari luar negeri, menurut Caesar Bryan, Manajer Portofolio di perusahaan manajemen investasi Gabelli Funds.

"Di China, investor swasta tertarik pada emas karena sektor real estat berkinerja buruk," kata Bryan, seraya menambahkan bahwa perekonomian China secara umum masih lemah dan pasar saham serta mata uangnya belum berkinerja baik.

Reli emas sejauh ini telah didorong oleh pembelian yang kuat dari bank-bank sentral dunia dalam upaya untuk mendiversifikasi portofolio cadangan karena risiko geopolitik, inflasi domestik, dan pelemahan dolar AS, kata Cavatoni dari World Gold Council.

"Sangat kuat bagi mereka untuk terus membeli ... [tetapi] mari kita lihat apakah mereka akan terus sebesar dan selama itu," tambahnya.

China adalah pendorong utama untuk permintaan konsumen dan pembelian emas oleh bank sentral, menurut data dari WGC.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa