AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi sideways ke kisaran 7.207-7.373 pada perdagangan hari ini, Rabu, 6 Maret 2024.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan gelombang tekanan dalam pola gerak IHSG terlihat belum berakhir dan support level terdekat kembali diuji kekuatannya.
Sedangkan jelang rilis data perekonomian cadangan devisa disinyalir masih akan mencerminkan kondisi kestabilan ekonomi dimana hal tersebut diharapkan dapat membantu mendongkrak performa IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Baca Juga: OJK Tegaskan Kinerja Positif Pasar Modal, IHSG Naik 0,6 Persen sepanjang 2024
"Namun di sisi lain adanya sentimen negatif yang berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah serta fluktuasi harga komoditas akan turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi bergerak sideways ke 7.207-7.373," ujar William dikutip Rabu (6/3/2024).
William merekomendasikan sejumlah menu saham yang patut diperhitungkan hari ini, mencakup BBCA, BBRI, TBIG, BBNI, ITMG, AKRA, UNVR dan LSIP.
Sebelumnya IHSG dibuka menguat di pagi hari Selasa kemarin namun tidak berhasil bertahan lama tertekan aksi jual di saham-saham grup Barito seperti BREN dan BRPT yang turun 3,7% dan 5,9%.
IHSG ditutup turun 0,4% ke level 7.247,5 dengan volume perdagangan yang masih relatif sepi atau sebesar Rp 7,4 triliun di luar transaksi negosiasi. JII bergerak searah dengan IHSG dan ditutup turun 0,6% ke level 508,4 dikontribusi ADMR yang turun 3,0%.
Sementara pasar obligasi bergerak melemah Selasa kemarin dengan FR100 (2034) terdengar diperdagangkan pada level imbal hasil 6,65%.
Adapun pada lelang obligasi Sukuk negara kemarin, permintaan yang masuk ke pemerintah tercatat sebesar Rp17,05 triliun dimana Pemerintah hanya menyerap Rp7,38 triliun atau lebih rendah daripada target indikatif lelang sebesar Rp12 triliun.
Indeks obligasi IBPA ditutup turun 0,1% ke level 369,7.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









