Akurat Logo

OJK Tegaskan Kinerja Positif Pasar Modal, IHSG Naik 0,6 Persen sepanjang 2024

Silvia Nur Fajri | 4 Maret 2024, 17:47 WIB
OJK Tegaskan Kinerja Positif Pasar Modal, IHSG Naik 0,6 Persen sepanjang 2024

AKURAT.CO Peningkatan indeks terus terjadi di pasar saham Indonesia hingga awal Maret 2024, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, menyatakan bahwa IHSG telah mengalami kenaikan sebesar 0,6% sepanjang tahun ini, mencapai level 7.316,11. 

"Pasar saham Indonesia sampai dengan 29 Februari 2024 masih menunjukkan penguatan, di mana IHSG menguat 0,6 persen ytd ke level 7.316,11, serta membukukan net buy sebesar Rp18,44 triliun ytd," ucap Inarno dalam RDKB OJK Zoom Meeting, Senin (4/3/2024).

Baca Juga: Ekonom BCA Beberkan Prospek Pasar Modal di 2024

Selanjutnya, Ia menjelaskan minat tetap tinggi di sektor pasar modal dengan 84 perusahaan dalam proses penawaran umum, termasuk 56 perusahaan baru yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp56,83 triliun.

Meskipun pasar obligasi mengalami penguatan sebesar 0,98%, dana kelolaan investasi investasi atau AUM mengalami penurunan sebesar 0,04% menjadi Rp824,4 triliun.

Selain itu, data dari OJK menunjukkan perkembangan positif di bursa karbon, dengan 50 pengguna jasa yang telah mendapatkan izin hingga akhir Februari 2024, mencapai total volume 501.910 ton CO2 dengan nilai Rp31,36 miliar.

"Dengan rincian 31,39 persen di pasar reguler, 9,69 persen pasar negosiasi, dan 58,92 persen di pasar lelang," ucapnya.

Potensi bursa karbon masih besar dengan adanya 3.453 pendaftar di sistem registrasi nasional pengendalian perubahan iklim (SNRPPI) dan potensi unit karbon yang tinggi.

"Ke depan potensi bursa karbon masih sangat besar mempertimbangkan terdapat 3.453 pendaftar yang tercatat di sistem registrasi nasional pengendalian perubahan iklim (SNRPPI) dan tingginya potensi unit karbon yang ditawarkan," ujarnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.