BEI Sediakan Coworking Space untuk Binaan IDX Incubator

AKURAT.CO Bursa efek Indonesia (BEI) meresmikan co-working space IDX Incubator di Gedung BEI Tower 2 Lantai 1
Disediakannya fasilitas co-working space ini sebagai bentuk dukungan bagi perusahaan binaan program IDX Incubator dari BEI bekerja sama dengan Amvesindo.
Co-working space IDX Incubator dapat digunakan oleh seluruh binaan IDX Incubator untuk melakukan diskusi, bekerja, membina koneksi, serta menyelenggarakan kegiatan lain yang mendukung perkembangan perusahaan.
Baca Juga: Dari B2B hingga Healthtech, Ini Deretan Sektor Startup Yang Diramal Naik Daun di 2024
Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan adanya co-working space IDX Incubator ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi binaan IDX Incubator untuk mengasah business model agar lebih distinctive, berjejaring, serta mempersiapkan perusahaan untuk scale up dengan go public dan IPO.
Selain itu, Nyoman juga mengingatkan bahwa tidak hanya resiliency yang dibutuhkan oleh perusahaan tercatat, namun juga sustainability, serta kemampuan untuk menjaga ekspektasi para investor.
"Dengan memperhatikan bottom line dari kinerja keuangan, manajemen cashflow yang baik, sekaligus menjaga reputasi dan komitmen dari manajemen," ujar Nyoman dikutip Sabtu (17/2/2024).
Diketahui, IDX Incubator sendiri telah hadir sejak tahun 2017 dan bertujuan untuk mendampingi perusahaan tercatat yang prospektif agar dapat memahami seluruh aspek serta proses IPO dan listing.
Total binaan yang telah mengikuti program Road to IPO dari IDX Incubator mencapai 81 perusahaan, dan sebanyak 7 binaan telah menjadi perusahaan tercatat di BEI.
Tambahan informais, tren bisnis co-working space atau penyediaan ruang kerja sendiri diprediksi masih belum cerah khususnya di segmen ruang kerja mewah usai bangkrutnya WeWork, salah satu startup penyedia ruang kerja.
WeWork merupakan startup coworking space adengan fasilitas mewah seperti panjat dinding, live DJ, hingga kolam renang. Bisnis tersebut sempat tren di Indonesia sebelum pandemi corona. Menyewakan gedung-gedung perkantoran yang sangat besar dianggap sebagai kelemahan utama dalam strategi WeWork.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







