Akurat

Sering Transaksi Pakai Kartu Kredit? Simak Tips Bijak Antiboncos dari Danamon

M. Rahman | 6 Desember 2023, 12:40 WIB
Sering Transaksi Pakai Kartu Kredit? Simak Tips Bijak Antiboncos dari Danamon

AKURAT.CO Milenial dan Gen Z yang mewakili lebih dari separuh (53,81%) penduduk Indonesia memiliki preferensi produk keuangan yang berbeda dengan generasi sebelumnya, dimana mereka lebih nyaman bertransaksi menggunakan paylater dan kartu kredit.

Kedua produk keuangan tersebut dipilih lantaran sama-sama merupakan produk kredit yang pembayarannya dapat di-deferred atau dicicil. Maklum saja, kebutuhan dua generasi tersebut terbilang terus meningkat.

Pola transaksi milenial dan Gen Z menunjukan hampir 60% dari mereka memiliki pengeluaran bulanan rata-rata di Rp4 juta, serta adanya peningkatan kebutuhan dalam memenuhi lifestyle di mana top category transaksinya adalah fashion, personal care, dan toys & hobby, berdasarkan riset IDNTimes.

Uniknya, penggunaan kartu kredit masih lebih rendah ketimbang paylater. Mengutip riset Katadata, penetrasi paylater meski merupakan produk yang lebih baru dibanding kartu kredit mencapai 13,80%, hampir dua kali lipat dari penetrasi kartu kredit yang sebesar 7,6%.

Unsecured Loan Business Head Danamon, Tresia Sarumpaet mengatakan Kartu kredit dan paylater terlepas memiliki kesamaan, kedua memiliki perbedaan masing-masing.

Baca Juga: Danamon dan Adira Finance Kerja Sama Konservasi Mangrove Tanjung Piayu

Sebagaimana diketahui, kartu kredit memiliki keunggulan antara lain diterbitkan oleh institusi besar yang diawasi secara ketat oleh regulator; penggunaannya tidak terbatas pada platform tertentu (open loop); menawarkan keuntungan tambahan seperti cashback, diskon, rewards point, dan lainnya; terdigitalisasi secara pengajuan dan servicing dengan fasilitas yang beragam; bunga yang lebih kecil.

"Namun kekurangannya proses persetujuan yang lebih ketat dan mengenakan iuran tahunan," kata Tresia di sela Journalist Class dikutip Rabu (6/12/2023).

Sementara Paylater memiliki keunggulan di antaranya proses approval mudah dan instan dan permintaan data yang lebih sedikit. Kekurangannya, mengenakan bunga dan biaya yang besar dan terbatas pada platform tertentu (closed loop).

Ditambahkan, sebagai  institusi yang berfokus pada nasabah, Danamon senantiasa berupaya untuk terus menawarkan solusi finansial kepada nasabah sesuai dengan kebutuhannya, termasuk juga kartu kredit, sehingga penting untuk memahami siapa dan apa yang dibutuhkan oleh nasabah.

"Untuk itu nasabah juga perlu memahami tips and trick dasar agar bijak dalam menggunakan kartu kredit," imbuh Tresia.

 

Tips Bijak Gunakan Kartu Kredit

1. Jangan besar pasak daripada tiang

Ketahui kemampuan finansialmu dalam memenuhi kebutuhanmu. Prioritaskan NEEDS dari WANTS.

2. Cek histori transaksi dengan rutin

Monitor pengeluaranmu secara rutin.

3. Atur cashflow dengan baik

Banyak kartu kredit yang memberikan fleksibilitas dalam pembayaran tagihannya, manfaatkan dengan bijak.

4. Pastikan pembayaran tagihan on-time

Hindari keterlambatan membayar tagihan kartu kredit untuk menjaga kualitas kreditmu dan menghindari bunga dan biaya.

Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mendapatkan fasilitas kredit adalah credit score. Credit score adalah penilaian yang digunakan untuk mengukur kelayakan dalam memberikan fasilitas kredit dan ditentukan berdasarkan kepemilikan produk kredit dan status pembayarannya.

Menjaga credit score yang baik berguna untuk persiapan masa depan khususnya untuk pertumbuhan finansial dalam keperluan kredit kendaraan, rumah, maupun modal kerja.

Adapun cara menjaga credit score agar tetap baik, antara lain:

  • Mulai mengambil produk kredit seperti kartu kredit sejak dini dari institusi terpercaya
  • Gunakan kartu kredit dengan bijak sesuai kemampuan
  • Pastikan pembayaran tagihan kredit tepat waktu
  • Cek skor kolektibilitas secara berkala melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan atau disebut SLIK yang disediakan oleh OJK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa