Akurat

Susah Rem Pengeluaran Bulanan? Coba 5 Cara Kuno Tapi Efektif Ini

M. Rahman | 3 November 2023, 20:45 WIB
Susah Rem Pengeluaran Bulanan? Coba 5 Cara Kuno Tapi Efektif Ini

AKURAT.CO Mengelola uang bulanan susah-susah gampang. Caranya pun sudah berkembang pesat selama bertahun-tahun. Namun tidak banyak yang sadar cara menabung orang kuno masih terbukti sama efektifnya atau bahkan lebih baik dibanding dengan strategi menabung kekinian.

Inovasi sekaligus tantangan terbesar pengelolaan keuangan masa kini adalah kartu kredit. Kartu kredit membuat pemiliknya sangat mudah untuk mengeluarkan uang terlalu banyak. Namun, ketika Anda memilih cara pengelolaan keuangan yang berpusat pada uang tunai, Anda tahu persis berapa banyak yang Anda belanjakan dan tidak ada yang lebih baik daripada menggunakan cara lama.

Cara kuno melacak bagaimana uang dibelanjakan yang lebih fokus pada uang tunai ketimbang kredit. Manfaatnya berlipat ganda, karena ketika uang tunai hilang atau berkurang, artinya telah dibelanjakan. Andapun seperti diharuskan berpikir matang-matang saat memutuskan untuk membelanjakan uang bulanan untuk apa saja atau untuk bagaimana cara untuk mengisi ulang uang simpanan bulanan Anda.
 

Namun teknik apa saja yang secara konsisten teruji oleh waktu dan masih digunakan hingga hari ini? Mengutip Gulf News, Jumat, 3 November 2023, berikut adalah lima cara kuno yang membantu menghemat banyak waktu. 

Pencatatan Struk Belanja

Banyak orang membenci atau menghindari pembukuan. Namun Anda bisa memulai mengumpulkan struk belanja yang dicobloskan atau digantung pada gantungan pakaian di kamar Anda. Setiap malam Anda bisa mengeluarkan semua struk belanja dari dompet Anda dan menempelkannya pada gantungan tersebut, sebagaimana orang dulu melakukannya cara kuno.

Dari tumpukan struk belanja itu, di setiap akhir bulan bisa Anda balik agar sesuai urutan terjadinya transaksi sejak awal bulan. Cocokan dengan catatan bank (nominal gaji) Anda. Jika angkanya beda, artinya Anda boros atau besar pasak dari pada tiang dan ingat-ingat transaksi apa yang sudah Anda lakukan di luar rencana awal anggaran bulanan tersebut. Langkah terakhir, rapikan dengan membuat file bulanan. Cara ini hanya memakan waktu kurang dari 15 menit per bulan. Hemat waktu bukan? 

Sistem Amplop 

 

Jika Anda merasa sulit untuk menabung, metode envelope budgeting atau dikenal juga cash stuffing bisa menjadi cara jitu untuk Anda menganggarkan belanja bulanan. Dengan mengalokasikan uang tunai ke dalam amplop terpisah, jumlah yang Anda masukkan ke dalam setiap kategori mewakili rencana pengeluaran Anda pada bulan tersebut.

Saat amplop di satu kategori tertentu sudah kosong, Anda harus berhenti membelanjakan uang untuk kategori tersebut selama sisa bulan ini. Anda dapat mengisi ulang amplop uang tunai Anda ketika periode penganggaran telah berakhir dan menyesuaikan jumlah di dalamnya sesuai kebutuhan.

 
Sistem penganggaran amplop menggunakan uang tunai nyatanya lebih membantu memvisualisasikan anggaran dan mengendalikan pengeluaran yang berlebihan. 
Cara ini mencegah terjadinya pengeluaran uang berlebih atau bocor karena uang sudah dialokasikan untuk setiap tagihan. 

Rekening Bank Terpisah

Tren umum yang sudah ada sejak beberapa dekade yang lalu adalah memiliki setidaknya tiga rekening bank terpisah untuk berbagai jenis pengeluaran yakni satu rekening untuk pengeluaran tetap bulanan, satu untuk pengeluaran tahunan (seperti asuransi jiwa atau liburan) dan satu lagi untuk keadaan darurat.

Disebut lebih maju dari sistem amplop, cara ini memungkinkan Anda untuk mengetahui berapa banyak gaji Anda yang sudah disetorkan sebelum pengeluaran non-bulanan terjadi. Misalnya, Anda dapat memutuskan terlebih dahulu berapa banyak gaji yang dapat Anda alokasikan untuk berbagai acara penting tahun ini. Kemudian ketika tiba waktunya untuk mengeksekusi acara tersebut, Anda mengetahui anggaran Anda dan dapat menyesuaikannya agar sesuai dengan kemampuan Anda.

Jurnal Pengeluaran 

Meskipun bullet journal hanyalah sebuah sistem terorganisir yang membantu Anda memulai daftar hal yang harus dilakukan, perencana keuangan berpendapat bahwa sistem ini juga membantu Anda tetap pada jalur tujuan keuangan dan mengubah pendekatan Anda untuk menjaga keuangan pribadi Anda tetap teratur.

Jurnal peluru atau buku pengeluaran adalah jurnal diet untuk rekening bank Anda. Jika Anda ingin membuat anggaran dan menghemat lebih banyak uang, pertama-tama Anda harus tahu bagaimana Anda membelanjakan sebagian besar uang Anda, karena pembelian impulsif sering kali menghabiskan anggaran dengan lebih cepat.

Buku pengeluaran membantu menghemat uang dalam dua cara. Pertama, memberi Anda gambaran rinci tentang kebiasaan belanja Anda. Kedua, seperti menulis cek, perpisahan dengan penghasilan Anda menjadi jauh lebih menyakitkan. Hal ini sangat mirip dengan cara kerja metode belanja Jepang kakeibo.

Kakeibo adalah metode menabung Jepang yang melibatkan praktik penjurnalan. Kata tersebut dapat diterjemahkan menjadi 'buku besar rumah tangga' dan dimaksudkan untuk pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan kakeibo, Anda mencatat pengeluaran melalui catatan tulisan tangan di buku besar.

Ini adalah strategi yang berhasil karena penelitian menemukan bahwa menulis memungkinkan Anda menyimpan informasi dengan lebih baik dan membantu membuat keputusan keuangan Anda selama sebulan menjadi lebih jelas bagi Anda. Jadi, setelah Anda menyederhanakan pengeluaran ke dalam beberapa kategori, Anda akan lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang Anda.

Bertransaksi Secara Tunai

Sudah lama dianggap bahwa uang tunai adalah raja. Itulah sebabnya banyak dari kita masih mengambil keputusan untuk menarik sebagian gaji dalam bentuk tunai untuk digunakan sebagai pengeluaran. Dengan begitu, ketika uang tunai habis, Anda tahu bahwa Anda telah menghabiskan seluruh uang belanja ekstra Anda.
 
Berpegang teguh pada uang tunai juga bisa membantu membatasi pengeluaran impulsif. Misalkan karena hari ini Anda mengeluarkan uang lebih untuk menu makan siang yang lebih mewah dari biasanya, besok Anda akan makan siang dengan menu lebih murah dari biasanya untuk mengkompensasi perilaku impulsif sebelumnya.

Terlalu sering menggesek kartu untuk berbelanja secara tidak sadar juga mebuat Anda menumpuk utang berbunga tinggi seiring berjalannya waktu, dan ini menghambat kemampuan Anda untuk menabung. Membekukan transaski kartu kredit tidak salah karena untuk membantu Anda membatasi diri dalam membelanjakan uang yang sebenarnya tidak Anda miliki.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa