Backbase: 68% CIO Perbankan Indonesia Belum Lirik Strategi Transformasi Digital 'Build'

AKURAT.CO Backbase, perusahaan global di bidang Engagement Banking melaporkan, strategi build dalam membangun platform perbankan masih belum dilirik oleh 68% Chief Information Officer (CIO) perbankan di Indonesia untuk melakukan transformasi digital.
Regional Vice President, Asia, Backbase, Riddhi Dutta mengatakan bahwa bank-bank di Indonesia memiliki preferensi yang jelas untuk strategi “Adopt & Build” daripada “Build”. Khusus untuk bank di Indonesia, waktu yang dibutuhkan untuk memodernisasi sistem pembangunan membutuhkan waktu hampir 2 kali lipat dibandingkan sistem pada platform “Adopt & Build”.
“Misalnya, peluncuran saluran digital baru, untuk satu lini bisnis membutuhkan waktu sekitar 12 bulan. Namun, dengan memanfaatkan platform engagement banking digital, bank dapat secara bersamaan membangun kemampuan layanan pinjaman untuk UKM dan menyelesaikan proses tersebut dalam jangka waktu yang lebih singkat hanya dalam setengah tahun,” kata Riddhi di Jakarta, Selasa (22/8/2023).
Kemudian, Riddhi juga menyampaikan bahwa sebelumnya Bank Indonesia (BI) telah menjelaskan bahwa penggunaan sistem perbankan digital di Indonesia diperkirakan meningkat dari Rp40 ribu triliun pada tahun 2021 menjadi Rp48 ribu triliun pada tahun 2022 untuk mengimbangi tingginya nasabah digital di Indonesia.
“Membangun platform engagement banking yang berpusat pada kebutuhan nasabah adalah parameter penting dalam memodernisasi alur layanan perbankan bagi nasabah dan pemilik bisnis, serta membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan saling terhubung,” ucap Riddhi.
Pada kesempatan yang sama, Senior Director of Research Asia Pacific Accreditation Cooperation (APAC) IDC, Ashish Kakar mengucapkan, perkembangan transformasi digital di Indonesia dinilai lebih lambat dibandingkan dengan Vietnam dan HongKong. Karena berdasarkan analisis dalam IDC Infobrief, perbankan dengan ukuran menengah dan besar di Indonesia dikategorikan ke dalam kategori bank di kuadran watchers (pengamat)
“Menurut analisi tersebut, negara-negara di dalam kategori ini dianggap memiliki anggaran untuk dibelanjakan, tetapi masih membutuhkan bantuan untuk menentukan fokus pengeluaran dana untuk keperluan digital.
Oleh karena itu, Backbase terus berkomitmen untuk berinovasi dan membangun engagement digital dengan nasabah secara unik demi memenuhi kebutuhan bank-bank di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja



