Akurat

Menkeu Purbaya Tegaskan Isu Dirinya Berdebat Panas dengan DPR adalah Hoaks

Atikah Umiyani | 2 Desember 2025, 14:18 WIB
Menkeu Purbaya Tegaskan Isu Dirinya Berdebat Panas dengan DPR adalah Hoaks

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan, pemberitaan yang menyebut dirinya menolak usulan DPR terkait kebijakan pajak baru adalah informasi hoaks.

Dalam pemberitaan salah satu media yang beredar pada 1 Desember 2025 itu, dicantumkan narasi yang mengutip pernyataannya: “Tambahan pajak lagi? Saya tidak akan tunduk!” seolah-olah diucapkan Purbaya saat rapat dengan Komisi XI DPR.

Purbaya memastikan kutipan tersebut tidak pernah ia keluarkan.

"Saya tidak pernah menyebutkan kata-kata itu. Informasi tersebut tidak benar alias hoaks," tegasnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Narasi serupa juga muncul di sebuah akun media sosial yang menggambarkan seolah terjadi perdebatan panas antara Purbaya dan sejumlah legislator.

Purbaya kembali membantah hal tersebut dan menyebut jalannya rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada 27 November 2025 berlangsung normal serta sesuai tata tertib.

Baca Juga: 1.009 Sekolah Terdampak Banjir Aceh-Sumatera, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen

Rapat tersebut membahas capaian penerimaan pajak yang dinilai belum optimal.

Purbaya menjelaskan kondisi itu dipengaruhi situasi perekonomian nasional yang masih berada dalam fase tekanan.

"Saya banyak ditegur soal pajak dan lain-lain, seolah-olah keadaan sedang normal. Padahal sampai September kita masih berada dalam tekanan. Oktober baru mulai kembali, itu pun belum sepenuhnya pulih,” jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu.

Dalam forum tersebut, Purbaya menekankan pentingnya kebijakan countercyclical, yakni memberikan insentif ketika ekonomi sedang lesu, bukan menambah tekanan melalui kebijakan pajak agresif.

Menurutnya, saat ini pemerintah fokus pada pemulihan ekonomi melalui berbagai stimulus, termasuk penempatan dana sebesar Rp276 triliun di perbankan, perbaikan iklim usaha, dan pemberian insentif bagi berbagai sektor ekonomi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.